Kabar Artis

11 Tahun Adjie Massaid Wafat, Angelina Sondakh Curhat Pilu di Penjara Jelang Bebas : Ku Merindukanmu

Curhatan pilu Angelina Sondakh pada Adjie Massaid diluapkan dalam sebuah lagu yang berisi tentang kerinduan yang ia tuliskan dari bilik penjara.

Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
kolase Instagram mudji_massaid/tribunnewsbogor
11 tahun Adjie Massaid wafat, Angelina Sondakh curhat pilu di penjara jelang bebas 

"Saat ini Angelina Sondakh lagi suka nyiptain lagu. Ada beberapa lagunya dia," ucap Krisna Murti.

Salah satu lagu yang dicipatakan Angelina Sondakh ini ditujukan khusus untuk mendiang suami.

Baca juga: Angelina Sondakh Bebas Tahun Depan, Keanu Foto Bertiga Bareng Adjie Massaid, Tulis Permintaan Ini

Isi lagu itu seolah mengungkapkan kerinduan ibunda Keanu Massaid pada sosok Adjie Massaid.

Hal itu diungkapkan oleh adik ipar Angelina Sondakh, Mudji Massaid.

Adik ipar itu pun mengunggah secara khusus lagu yang dibuat Angelina Sondakh untuk Adjie Massaid.

"Ungkapan kerinduan Angelina Sondakh untuk almarhum Adjie Massaid.

Lagu ciptaan Angelina Sondakh, judul lagu Merindukanmu," tulis Mudji Massaid.

11 tahun Adjie Massaid wafat, Angelina Sondakh curhat pilu di penjara jelang bebas
11 tahun Adjie Massaid wafat, Angelina Sondakh curhat pilu di penjara jelang bebas (kolase Instagram mudji_massaid/tribunnewsbogor)

Saat menampilkan cuplikan lagu tersebut, foto-foto keberasamaan Angelina Sondakh dan Adjie Massaid kembali diperlihatkan.

Mulai dari foto pacaran, pernikahan, kelahiran Keanu Massaid, hingga saat-saat sang anak masih bayi.

Surat-surat cinta dari Ajie Massaid untuknya pun masih disimpan rapi oleh Angelina Sondakh.

"My love Angelina, kau yang ku syaang, I love you truthly," tulis Adjie Massaid dalam suratnya.

Baca juga: Segera Bebas, Celotehan Angelina Sondakh Ditanya Apakah Akan Berkarir di Politik Lagi Mengejutkan

Mengenang surat cinta Adjie Massaid, Angelina Sondakh kini menulis sebuah lagu dengan lirik syahdu.

Berikut lirik lagunya:

"Daun pun menguning, mengering dan berjatuhan
Awan pun pekat, hujan pun turun
Keheningan menusuk lukai ragaku
Dinginnya malam sesakkanku

Rasanya kuingin bekukan waktu
Selamanya dalam dekapanmu
Namun yang terbentang kenangan terbayang
Menemukanmu dan melepasmu

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved