Pedagang Sayur di Pasar Kebon Kembang Keluhkan Harga Naik, Cabai Rawit Merah Rp 65 Ribu Per Kilogram

Kenaikan harga sayuran hingga bahan pokok lainnya dikeluhkan para pedagang di sejumlah pasar tradisional di Kota Bogor.

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Herlan (37) pedagang sayuran di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor sedang melayani pembeli, Selasa (1/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kenaikan harga sayuran hingga bahan pokok lainnya dikeluhkan para pedagang di sejumlah pasar tradisional di Kota Bogor.

Keluhan itu disampaikan oleh pedangan di Pasar Kebon Kembang, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Pedagang sayuran Pasar Kebon Kembang, Herlan (37) mengatakan bahwa saat ini harga sayuran di pasar- pasar tradisional mengalami kenaikan.

"Semuanya naik sekarang, bukan cuma daging sama bumbu aja, sayuran juga ikut naik," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com sambil melayani pembeli, Selasa (1/3/2022).

Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com, harga sayuran yang dijual oleh Herlan meningkat hingga dua kali lipatnya.

Harga cabai rawit hijau saat ini Rp 25 ribu dengan harga sebelumnya Rp 20 ribu, untuk cabai rawit merah Rp 65 ribu yang sebelumnya Rp 22 ribu per kilonya.

Sedangkan untuk cabai merah besar dibanderol Rp 40 ribu dan cabai keriting Rp 45 ribu dari harga sebelumnya sebesar Rp 28 ribu per kilo.

Pria kelahiran 1984 ini mengaku dengan naiknya harga tersebut, dirinya merasa terbebani karena harus merogoh kocek lebih besar untuk membeli sayuran untuk dijualnya.

"Mau gak mau harus diadain, soalnya ini kan kebutuhan pelanggan, pelanggan juga komplain soal naik harga ini tapi tetep dibeli, ada aja pelanggan yang beli," jelasnya.

Bukan hanya cabai saja yang mengalami kenaikan harga, bahkan komoditas lainnya juga alami hal yang sama.

Harga bawang merah sebesar Rp 28 ribu yang mulanya Rp 12 ribu, sedangkan jagung manis Rp 9 ribu dari sebelumnya Rp 4 ribu, lalu kentang Rp 12 ribu dari Rp 10 ribu, bahkan harga jengkol Rp 43 ribu dari sebelumnya Rp 25 per kilogramnya.

Menurutnya kenaikan harga ini dialami oleh semua pedagang di pasar tradisional di Bogor.

Ia menambahkan bahwa naiknya harga sayuran ini bukan hanya karena faktor cuaca saja yang di mana bisa terjadi karena beberapa faktor.

"Yang jelas ini karena faktor pengirimannya, kirimnya telat harusnya 1 hari tapi sekarang 2 hari, soalnya sekarang kan muatan kendaraan itu dibatasi, jadi terlambat pengirimannya, jadi semua sayuran disini naik," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved