Meski Sering Dikritik, Program Unggulan Anies Baswedan untuk DKI Bakal Diterapkan di IKN Nusantara

Sementara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DKI Jakarta mengapresiasi keputusan pemerintah pusat tersebut.

Editor: Tsaniyah Faidah
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama
Meski demikian, program ini kerap dikritisi Fraksi PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI Jakarta. 

Jika di Jakarta konsep itu dikenal dengan sumur resapan maka di ibu kota baru program tersebut dinamai sebagai kota spons.

“Kota spons mengacu pada kota yang berperan seperti spons yang mampu menahan air hujan agar tidak langsung melimpas ke saluran-saluran drainase dan yang mampu meningkatkan peresapan ke dalam tanah sehingga bahaya banjir dapat berkurang serta kualitas dan kuantitas air dapat meningkat melalui penyaringan tanah dan penyimpanan dalam tanah (akuifer),” tulis lampiran II UU IKN tentang Prinsip Dasar Pengembangan Kawasan yangh dikutip dari kompas.com.

Di Jakarta, konsep mengalirkan air ke dalam tanah mengandalkan sumur resapan menjadi jalan satu-satunya karena keterbatasan lahan terbuka hijau, namun di IKN yang baru akan dibangun, penerapan kota spons lebih kompleks.

Selain menggunakan sumur resapan sebagai penampung air hujan sementara, kota spons diimplementasikan dengan memperbanyak area ruang terbuka hijau maupun infrastruktur lainnya.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Meski Kerap Dicerca, Konsep Sumur Resapan Anies Diterapkan di IKN, Golkar DKI : Ya Baguslah

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved