BBM Jenis Solar Mulai Susah di Bogor, Pengguna Kendaraan Bermesin Diesel Kebingungan
Warga Kelurahan Bantarjati, Erfianita (27) mengatakan bahwa dirinya sudah mencari BBM jenis solar ini sejak Minggu (6/3/2022) kemarin.
Penulis: Reynaldi Andrian Pamungkas | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Kelangkaan bahan bakar minya (BBM) jenis solar hingga hari ini menjadi polemik di sejumlah SPBU di Kota Bogor, hal ini membuat pengguna kendaraan bermesin diesel kebingungan.
Warga Kelurahan Bantarjati, Erfianita (27) mengatakan bahwa dirinya sudah mencari BBM jenis solar ini sejak Minggu (6/3/2022) kemarin.
"Udah nyari kemana-mana dari kemaren tapi pada abis," katanya kepada TribunnewsBogor.com, di SPBU Pertamina 34, Jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Senin (7/3/2022).
Menurutnya, dibeberapa SPBU Pertamina di Kota Bogor yang menyediakan bahan bakar solar dan Dexlite hari ini BBM tersebut tidak tersedia.
Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com terlihat tulisan 'Bio Solar Dalam Pengiriman' di depan SPBU Pertamina 34 Pajajaran.
Wanita kelahiran 1994 ini mengaku dengan tidak adanya bahan bakar ini, maka dirinya kesulitan untuk beraktivitas.
"Saya mau kerja, mobilnya pake solar tapi pada abis di Bogor, kalo di rest area tol masih ada," katanya.
Diketahui harga BBM di SPBU Pertamina 34 Pajajaran untuk Pertamax 92 Rp 9.000, Pertalite Rp 7.650, Pertamina DEX Rp 13.700, Dexlite Rp 12.950 dan Bio Solar Rp 5.150 per liternya.
Sementara itu, Petugas SPBU Pertamina 34 Pajajaran menyatakan bahwa sudah beberapa hari ini bahan bakar solar di SPBU Pertamina 34 tidak tersedia.
"Harusnya dikirim sore tadi, tapi belum sampai, ada tapinya dikit tersedianya ga sebanyak bahan bakar lainnya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/solar-di-spbu-pertamina-34.jpg)