Megawati Dinilai Blunder saat Komentari Antre Minyak Goreng, Pengamat: Pro Wong Cilik Cuma Permainan
Umam menuturkan, ucapan Megawati soal antrean minyak goreng ini tak sejalan dengan jargon 'pro wong cilik' yang selama ini selalu digaungkan Megawati
Selain enggan menghabiskan waktu untuk mengantre, menurut Mega, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang digoreng juga tak baik untuk kesehatan.
"Saya emoh (tidak mau). Aku lebih baik masak di rumah, direbus kek, dikukus kek. Kalau minyak goreng itu nutrisinya dimana, proteinnya berapa, saya sampai lihat ibu-ibu sekarang kok gemuk-gemuk ya?"
"Tapi persoalannya ini gemuk sehat apa enggak, itu perlu dipertanyakan. Katanya kan makanan yang berminyak itu nggak baik," singgung Mega.
Mega tak menampik keberadaan minyak goreng penting dalam urusan rumah tangga.
Kendati demikian, menurut dia, minyak goreng bukanlah kebutuhan primer.
"Nanti dipikirnya saya tidak membantu rakyat kecil. Lho, padahal, ini kebutuhan apa tidak? Sebetulnya ini kan bukan primer sebetulnya, kalau mikirnya kita kreatif," jelas Mega.
Untuk itu, Mega berharap ibu-ibu kreatif dapat mencari cara lain dalam mengolah makanan selama ketersediaan minyak goreng langka di pasaran.
(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Galuh Widya Wardani)(Kompas.com/Ardito Ramadhan)
Baca berita lainnya terkait Harga Minyak Goreng.