Hari Kedua Puasa, Penjual Bahan-bahan Es Campur di Pasar Anyar Bogor Diserbu Emak-emak
Menurut pedagang pernak-pernik es di Jalan Dewi Sartika, Arifin, sejak pagi hingga siang ini dagangannya terus dipadati oleh emak-emak.
Penulis: Siti Fauziah Alpitasari | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Siti Fauziah Alpitasari
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pedagang kali lima di kawasan Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor diserbu emak-emak untuk menu berbuka puasa.
Bagian sebagian orang, tak lengkap rasanya jika berbuka puasa tanpa sajian minuman segar di dalamnya.
Menurut pedagang pernak-pernik es di Jalan Dewi Sartika, Arifin, sejak pagi hingga siang ini dagangannya terus dipadati oleh emak-emak.
“Banyak yang beli rame dari tadi, apalagi yang nawar udah gak usah ditanya pasti ibu-ibu,” tutur Arifin kepada TribunnewsBogor.com, Senin (4/4/2022).
Arifin pun menjual pernak-pernik sajian minuman ini dengan paket lengkap, tak heran jika dagangannya diserbu emak-emak.
“Jeli motif Rp 20 ribu/kg, kolang-kaling Rp 15 ribu/kg, kopyor Rp 20 ribu/kg, rumput laut Rp 20 ribu/kg,” jelas Arifin.
Selain itu biji selasih Rp 5 ribu, mutiara warna warni Rp 5 ribu, jeli potong Rp 5 ribu/satuan, dan cintau hitam Rp 5ribu/satuan.
Adapun salah satu pembeli, Sunar mengatakan bahwa dirinya memang sengaja untuk membeli pernak-pernik es campur untuk menu berbuka.
“Saya beli kolang-kaling, jeli motif, sama kopyor. Biasa anak-anak paling suka es campur. Enaknya di sini lengkap jadi gak perlu nyari-nyari lagi,” tandas Sunar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/PKL-pernak-pernik-es-campur-di-Simpang-Jalan-Dewi-Sartika.jpg)