Info Kesehatan

Cara Menghindari Risiko Cacat Permanen Akibat Penyakit Stroke, Dokter Ingatkan Bahaya Merokok

Risiko mengalami cacat fisik permanen dari serangan penyakit stroke dapat dihindarkan jika masyarakat mau peduli cara penanganannya.

SHUTTERSTOCK
stroke 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Stroke termasuk penyakit yang paling sering menyerang masyarakat Indonesia selain penyakit jantung dan diabetes.

Risiko mengalami cacat fisik permanen dari serangan penyakit stroke dapat dihindarkan jika masyarakat mau peduli cara penanganannya.

Direktur Siloam Hospital Dhirga Surya Medan Dr Maria Christina menyatakan komplikasi atau kematian akibat serangan stroke sebenarnya bisa dicegah apabila penderita segera mendapat penanganan yang tepat.

"Selain penanganan yang tepat, lebih peka dengan mengetahui tanda awal datangnya stroke, merupakan langkah pencegahan," tutur dr Maria Christina pada sesi pembuka edukasi penanganan penyakit stroke yang diselenggarakan Siloam Hospitals Dhirga Surya bekerjasama dengan Yayasan Hope, Jumat (1/4/2022).

Diskusi edukasi ini menghadirkan narasumber dr. Hendy M Samin Sp. S., Neurolog dari Siloam Hospital DhirgaSurya Medan.

Baca juga: 5 Tahun Alami Stroke Ringan Hingga Sesak Nafas, Abi Thamrin Wafat di Usia 73 Tahun

Golden Hour dan Deteksi Dini

Menurut dr. Hendy M Samin Sp. S., selama ini belum banyak masyarakat yang tahu kaoan golden hour penanganan stroke agar penderita bisa terhindar dari komplikasi dan dampak yang fatal.

Dia menegaskan, risiko terjadi komplikasi atau kematian akibat serangan stroke sebenarnya bisa dicegah apabila penderita segera mendapat penanganan yang tepat.

Menurut dr. Hendy M Samin Sp. S., Neurolog, waktu 4,5 jam merupakan golden hour untuk mengurangi risiko kematian atau cacat permanen dihitung sejak pertama kali serangan stroke terjadi.

stroke
stroke (SHUTTERSTOCK)

"Ketika serangan stroke, orang yang mendapat serangan stroke membutuhkan oksigen dan nutrisi. Hal ini untuk mengatasi jaringan yang rusak. Jika terlambat 1 detik saja, itu bisa berakibat fatal," bebernya.

"Karenanya, penanganan yang cepat dan mengetahui gejala datangnya stroke merupakan hal utama agar pasien terhindar dari kematian maupun kecacatan fisik akibat stroke," tutur Hendy M Samin.

Dokter spesialis saraf Hendy M Samin menyatakan, stroke dapat dihindari terkait dengan 10 faktor resiko yang dapat dicegah.

Baca juga: Inovasi Baru ! Mahasiswa IPB University Ciptakan Burbus Bubur Instan Pencegah Stroke

Caranya dengan rutin lakukan kontrol tekanan darah, lakukan olahraga, dapatkan asupan makanan bergizi dan cukup nutrisi, kendalikan kadar kolesterol, tidak merokok dan konsumsi alkohol dan lainnya.

Dijelaskan, penyakit stroke adalah gangguan pembuluh darah di organ otak,.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved