BEM SI Bakal Unjuk Rasa Soal Presiden 3 Periode, Adian Napitupulu Heran: Kenapa Jokowi yang Didemo?

Salah satu isu yang bakal diusung BEM SI adalah wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Editor: Vivi Febrianti
Dokumentasi Tribun Bogor
Anggota Komisi VII DPR RI, Adian Napitupulu saat talkshow distudio TribunnewsBogor.com yang ditayangkan di Channel Youtube Tribunews Bogor dengan judul 'TRIBUN CORNER - Ikan Mati di Sungai Cikaniki Bogor Harus Diusut Tuntas' 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sekjen Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) Adian Napitupulu menanggapi rencana aksi unjuk rasa BEM SI di Istana Negara, Senin (11/4/2022) pekan depan.

Salah satu isu yang bakal diusung BEM SI adalah wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Adian pun mempertanyakan rencana aksi tersebut.

Baca juga: Jalan Ditutup Imbas Aksi Mahasiswa di Depan Istana Bogor, Warga hingga Ondel-ondel Harus Putar Arah

Sebab, ia menilai yang bicara perpanjangan masa jabatan presiden bukanlah Jokowi.

Tapi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto , dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

"Kenapa yang didemo Jokowi, bukan para menteri itu?" Kata Adian lewat keterangan tertulis, Jumat (8/4/2022).

Baca juga: Sempat Ada Gesekan, Massa Aksi Bogor Gugat Istana Terus Merangsek Menuju Istana

Anggota Komisi VII DPR Fraksi PDIP ini mengatakan, ada tiga ketua umum partai yang juga bicara perpanjangan masa jabatan presiden, tapi sekali lagi, kenapa yang didemo Jokowi dan bukan tiga partai itu?

"Yang bicara presiden tiga periode itu salah satu lembaga survei dan salah satu kader partai, tapi kenapa yang didemo Jokowi, bukan lembaga survei atau kantor partai?" Tanya Adian.

Ia menjelaskan, untuk merealisasikan perpanjangan ataupun mengubah dari dua periode menjadi tiga periode, kewenangannya ada di parlemen Senayan, bukan di Istana, tapi kenapa yang didemo justru Istana, bukan Senayan?

Adian mengatakan, yang mengatakan tidak berminat tiga periode, tunduk pada konstitusi, dan memint menteri tak boleh lagi bicara tentang perpanjangan masa jabatan presiden, adalah Jokowi.

"Tapi aneh, kenapa yang didemo justru Jokowi?"

"Nah, kalau situasi sudah seperti ini, ke mana para menteri dan ketua partai yang melemparkan wacana itu?"

"Kenapa semua tiba-tiba menjadi diam dan seolah membiarkan semua dampak dari ide dan wacana yang mereka lemparkan ditanggung akibatnya sendirian oleh Jokowi?"

"Tidak ada satu pun dari pemilik wacana yang berteriak lantang pasang badan berkata 'demo kami, jangan Jokowi. Demo ke tempat saya, jangan ke Istana!" Papar Adian.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved