Dirjen Perkertaapian Prediksi Ada 7,6 Juta Warga yang Mudik Lebaran Menggunakan Kereta Api

Dia menjelaskan, para penumpang yang diprediksikan itu akan melakukan mobilisasinya selama 20 hari atau masa mudik lebaran.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan Zulfikri saat di Stasiun Paledang, Kota Bogor, Minggu (10/4/2022). 

Laporan Wartawan  TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementrian Perhubungan Zulfikri memprediksikan 7,6 juta orang lakukan mobilisasi mudik lebaran menggunakan kereta api.

"Kita sudah obrolkan, berdasarkan hasil survei badan litbang secara total untuk antar kota dan lokal sekira 7,6 juta penumpang," ujarnya saat ditemui di Stasiun Paledang, Kota Bogor.

Dia menjelaskan, para penumpang yang diprediksikan itu akan melakukan mobilisasinya selama 20 hari atau masa mudik lebaran.

"Mereka melakukan pergerakan semasa mudik lebaran yakni dari H-10 sampai H+10 nanti," katanya.

Prediksi angka itu, kata Zulfikri, sudah dilakukan persiapan dengan berbagai pihak.

Bahkan, kata Zulkfikri, sudah lakukan koordinasi dengan PT KAI dalam menyiapkan armadanya.

"Dengan prediksi segitu kita sudah berkoordinasi dengan PT KAI untuk menyiapkan armadanya. Kita sudah hampir 8 juta kira-kira sudah kita siapkan," bebernya.

Meski segala persiapan sudah diperhatikan, tegas Zulfikri, pihaknga tetap mengimbau masyarakat untuk memerhatikan waktu pemberangkatan.

Sebab,  saat ini terdapat penambahan hari libur yang bisa menggangu kestabilan perjalanan.

"Namun saya imbau kepada masyarakat memerhatikan perjalanan. Kalau semisal H-10 sampai H+10 perjalanan sudah penuh,  bisa melakulan perjalanan sebelum H-10 dan H+10 baliknya," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Humas PT KAI DAOP 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, terus menunjang semuanya dengan pemerhatian sarana dan prasarasarana.

Baik itu penambahan jumlah kereta tambahan, dan PAM pengamanan mudik nanti di areal Stasiun Pasar Senen maupun Stasiun Gambir.

"Kita sudah siapkan 9 kereta tambahan. Kita pun lakukan kontroling. Ketika nanti digunakan memang dalam kondisi prima. Kita pun sudah siapkan 610 personel gabungan untuk melakukan PAM di areal stasiun tersebut," ucapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved