IPB University
Kenalan Program Studi di Sapa Agribisnis IPB University, Ungkap Prospek Kerja yang Menjanjikan
Departemen Agribisnis melakukan pembelajaran dengan tujuan menghasilkan lulusan yang bisa mencakup wirausaha, manajer profesional maupun konsultan.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Departemen Agribisnis IPB University menyelenggarakan Sapa Agribisnis dengan tema Get To Know Agribusiness : First Step To Be Success, belum lama ini.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University dalam rangka melakukan sosialisasi sekaligus promosi agar dapat meningkatkan minat siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA) untuk masuk ke IPB University.
Sapa Agribisnis dibuka oleh Dr Dwi Rachmina, selaku Ketua Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen.
Ia menyampaikan bahwa peminat Agribisnis masih dalam 10 besar IPB University.
Ia mengklaim, hampir 50 persen pengeluaran masyarakat Indonesia digunakan untuk mengkonsumsi produk-produk agribisnis.
"Oleh karena itu, di Departemen Agribisnis melakukan pembelajaran dengan tujuan menghasilkan lulusan yang bisa mencakup wirausaha, manajer profesional maupun konsultan," kata Dr Dwi Rachmina.
Prof Nunung Nuryartono, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, mengatakan bahwa berbicara tentang Agribisnis berarti kita berbicara tentang hal yang akan terus diperlukan dan bidang ilmu yang akan terus dibutuhkan.
Ia menerangkan, bidang yang berkaitan dengan Agribisnis akan memberikan kontribusi penting, tidak hanya bagi kehidupan umat manusia tetapi juga peradaban dunia.
Pada Sapa Agribisnis tahun ini mengundang Dr Feryanto, dosen IPB University dari Departemen Agribisnis sebagai pemateri.
Ia menyampaikan bagaimana berkarir dan membangun masa depan yang berkelanjutan melalui Agribisnis.
Selain itu, outline dari kegiatan ini para peserta dapat mengubah paradigma mengenai agribisnis bukan hanya tentang cangkul-mencangkul.
“Agribisnis itu adalah megasektor, tidak hanya sekedar budidaya dan usaha taninya saja, tetapi bagaimana menggerakkan dan menghubungkan antara bisnis di hulu (penyedia input) dan ketika panen bagaimana produk itu diolah,” ujar Dr Feryanto.
Tidak hanya dosen dari agribisnis, Sapa Agribisnis tahun ini juga menghadirkan alumni dan mahasiswa untuk berbagi pengalaman dan kiat-kiat dalam pekerjaan saat ini pada sesi sharing session.
Sesi sharing session dibuka oleh Rendi Seftian, alumni Agribisnis IPB University angkatan 45.
Ia saat ini bekerja di BNI bagian divisi Pengelolaan Jaringan Task Force Manager - Corporate Transformation Project BNI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sapa-agribisnis.jpg)