Inalillahi, Pengendara Motor Ini Tiba-tiba Terkapar, Sambaran Petir Bikin Pelipis Menghitam

Nasib pilu menimpa seorang pria di Desa Krandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (19/4/2022).

Editor: Yudistira Wanne
net
ilustasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nasib pilu menimpa seorang pria di Desa Krandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (19/4/2022).

Langit hitam seakan membawa kabar duka terkait peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Ya, hujan deras disertai angin menyebabkan seorang pria tewas tersambar petir.

Diketahui korban tewasa tersambar petir itu merupakan warga Kabupaten Cirebon bernama Yudin Asep Saepudin (55).

Baca juga: Main HP Saat Cuaca Buruk, Pria di Kalimantan Barat Tersambar Petir, Sempat Alami Kejang-kejang

Kasi Humas Polresta Cirebon, Iptu M Fadholi, membenarkan peristiwa yang terjadi.

"Saat kejadian, cuaca di sekitar Desa Krandon tengah dilanda hujan deras dan disertai petir," ujar M Fadholi melalui pesan singkatnya, Rabu (20/4/2022).

Ia mengatakan, saat hujan deras disertai petir tersebut, korban tengah mengendarai sepeda motor dan melintasi wilayah Desa Krandon.

Namun, tiba-tiba korban terjatuh dari sepeda motornya.

Sejumlah pengendara yang kebetulan melintas dibantu warga sekitar sempat menolong korban.

Selain itu, petugas Polsek Talun yang menerima laporan kejadian tersebut dari warga juga langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban.

"Dari hasil pemeriksaan juga tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia di lokasi kejadian," kata M Fadholi.

Baca juga: Seorang Pria di Bogor Tewas Tersambar Petir Saat Hendak Mancing Ikan

Pihaknya mengakui belum dapat memastikan penyeban korban meninggal dunia. Namun, pelipis kanan korban terlihat menghitam yang diduga akibat tersambar petir.

Fadholi menyampaikan, keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah dan menerimanya serta menolak jenazahnya diotopsi.

"Jenazah korban juga sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan di Desa Kondangsari, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon," kata M Fadholi.

(TribunJabar.id)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved