Ramadhan 2022

Masjid Ar-Rahman Bogor Sediakan Sahur Gratis Bagi Jemaah yang Itikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Ibadah bulan puasa biasanya akan lebih difokuskan pada sepuluh hari terakhir, yang di mana jemaah akan lebih banyak melakukan itikaf di mesjid-mesjid.

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Masjid Ar-Rahman yang berlokasi di Jalan H Achmad Sobana, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (24/4/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Ibadah bulan puasa biasanya akan lebih difokuskan pada sepuluh hari terakhir, yang di mana umat Muslim akan lebih banyak melakukan itikaf di masjid.

Salah satunya di Masjid Ar-Rahman yang berlokasi di Jalan Achmad Sobana, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, yang membuka itikaf bagi jemaah setempat maupun pendatang.

Koordinator Bidang Ri'ayah Masjid Ar-Rahman, Muhammad Yasin mengatakan bahwa pada masjid ini memang melaksanakan itikaf untuk para jemaah yang datang.

"Kita fokuskan di 10 hari terakhir, salah satunya itikaf ini, dan di tahun ini ada program baru dalam pelaksanaannya," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (25/4/2022).

Program barunya di Masjid Ar-Rahman ini adalah membagikan makan untuk santap sahur gratis bagi jemaah yang datang ke masjid untuk melakukan itikaf.

Tentunya, jemaah yang datang untuk itikaf di Masjid Ar-Rahman ini harus mendaftarkan diri terlebih dahulu.

Muhammad Yasin mengungkapkan bahwa program ini baru pertama kalinya diadakan selama berdirinya masjid.

Masjid Ar-Rahman yang berlokasi di Jalan H Achmad Sobana, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (24/4/2022).
Masjid Ar-Rahman yang berlokasi di Jalan H Achmad Sobana, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (24/4/2022). (TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas)

"Mereka harus daftar dulu, yang dikasih makan sahur itu buat jemaah yang udah daftar aja dan nggak banyak," katanya.

Santap sahur gratis ini dibagikan kepada jemaah masjid yang sudah terdaftar secara terbatas.

Hanya 50 porsi santap sahur yang dibagikan, dengan persyaratan jemaah tidak membawa makanan sendiri dari rumah atau membelinya di dekat masjid.

Menurutnya, ibadah saat bulan puasa tahun ini lebih ramai dibanding dengan tahun sebelumnya.

Muhammad Yasin menambahkan bahwa ramainya masjid pada tahun ini bukan karena adanya program baru ini saja, tetapi masa pandemi Covid-19 akan berakhir.

"Masjid ini dibuka selama 24 jam, jemaahnya juga datang dari mana saja, yang ibadah yang itikaf disini banyak juga dari orang luarnya," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved