Detik-detik Menegangkan Penjahat Nekat Tabrak Polisi di Gerbang Tol, Tak Berkutik Saat Disergap
Bukannya menyerah, penjahat itu malah tancap gas hingga membuat seorang polisi terseret.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Viral di media sosial aksi penjahat yang berusaha menabrak polisi meski sudah dikepung di jalan tol.
Peristiwa itu terjadi di dekat sebuah gerbang tol Pasirkoja, Bandung, Jawa Barat.
Tak ayal meristiwa menegangkan itu diabadikan oleh sejumlah pengendara mobil yang melintas.
Dalam video yang terekam ponsel warga itu, beberapa anggota polisi berpakaian preman, berusaha menghentikan para pelaku yang berusaha kabur menggunakan mobil berwarna silver.
Terlihat para Polisi itu pun mengeluarkan senjata api.
Bahkan, beberapa kali menembakkan ke udara sebagai peringatan.
Baca juga: Lawan 4 Begal Malah Jadi Tersangka, Amaq Sinta Emosi Lihat Tingkah Penjahat saat Berduel: Dia Duluan
Namun hal itu tak membuat sang penjahat menyerah.
Mereka masih berusaha mencari cerah untuk melarikan diri.
Padahal seorang polisi berpakaian sipil sambil menodongkan senjata sudah berdiri di depan kap mobil itu memerintahkan mereka untuk turun.
Bukannya menyerah, penjahat itu malah tancap gas hingga membuat seorang polisi terseret.
Penjahat itu juga sempat menabrakan mobilnya ke gerbang tol dan kemudian mundur lagi seperti orang bingung.

Bagian mobil yang dikemudikan penjahat itu sudah mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang akibat menghantam gerbang tol.
Kendaraan itu juga menabrak mobil lain yang sedang antre membayar tol.
Peristiwa mencekam itu membuat pengendara lain panik dan juga sekaligus geregetan terhadap para penjahat.
Salah satu perekam yang videonya viral memperlihatkan penangkapan itu sampai berteriak-teriak dari dalam mobilnya.
"Ada penjahat tertangkap,
Kejadian barusan ngeri-ngeri," ujarnya sembari terus mengarahkan ponselnya ke peristiwa penangkapan itu.
Tak hanya itu, suara sang perekam yang merupakan wanita itu juga meminta kepada petugas polisi untuk segera menembak ban mobil dari penjahat itu.
"Tembak bannya pak, tembak bannya," ujarnya dengan sedikit berteriak.
Beruntung, beberapa waktu kemudian polisi berhasil menangkap pelaku di mobil itu yang berjumlah tiga orang.
Baca juga: Tak Tinggal Diam, Ini Respon Menohok Jubir Kremlin saat Presiden AS Sebut Putin Penjahat Perang
Penjelasan polisi
Kabid Humas Polda, Ibrahim Tompo mengatakan, ketiga pelaku ini memang sudah dipantau oleh anggota.
"Jadi, ada curat yang dilidik oleh anggota.
Dari pengembangan itu, akhirnya didapat tersangkanya di Gerbang Tol Pasirkoja, saat akan dilakukan pengamanan pelakunya berusaha melarikan diri," ujar Ibrahim dilansir dari Tribun Jabar, Selasa (26/4/2022).
Meski polisi menembakkan senjata api, kata dia, namun tidak ada korban jiwa atau terluka dalam penangkapan pelaku curat itu.
"Tapi, alhamdulillah tersangkanya dapat diamankan dan tidak ada yang terluka.
Tersangka yang diamankan ada tiga orang, nanti materinya akan kita rilis, terkait kejahatannya dia," katanya
Alasan tak tembak pelaku
Kabid Humas juga menjelaskan alasan polisi tak menembak pelaku yang sudah membahayakan.
Kata dia, untuk urusan penggunaan senjata api, disesuaikan dengan diskresi kepolisian.
"Pertimbangan personal dari polisinya dengan melihat situasi yang ada.
Tapi untuk antisipasi petugas, memang sangat diperlukan untuk pengamanan agar tidak terjadi risiko kepada petugas," ujar Ibrahim Tompo.
Dalam video itu juga terlihat bahwa polisi memiliki banyak kesempatan untuk menembak para pelaku dari jarak dekat.
Namun, hal itu tidak dilakukan.
"Kami selalu berusaha untuk menjaga keselamatan orang, pasti diupayakan sebisa mungkin ditangkap tanpa ada risiko.
Pertimbangan petugas sangat bagus sebenarnya.
Jadi walaupun itu penjahat kan tetap menggunakan rasa kemanusiaan, penggunaan senjata api itu tergantung kondisinya, kalau dianggap rawan bisa ditembak langsung kepada orangnya," bebernya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Polisi Bisa Saja Tembak Pencuri yang Ditangkap di GT Pasirkoja, Tapi Tak Dilakukan, Ini Alasannya