Soal Kasus Pembegalan di Kebon Pedes Bogor, Tak Ada CCTV di TKP, Polisi Lakukan Cara Ini

Kapolsek Tanah Sareal AKP Surya mengatakan, saat ini pihaknya sudah memeriksa keterangan dari saksi.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
Tangkapan Layar Instagram @bogor24update
Korban begal di Bogor 

Laporan Wartawan  TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Sareal Kota Bogor terus lakukan penyelidikan atas kasus GF (24) yang terkena begal di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Senin (16/5/2022) pukul 02.00 WIB.

Kapolsek Tanah Sareal AKP Surya mengatakan, saat ini pihaknya sudah memeriksa keterangan dari saksi.

"Kita masih periksa saksi saksi dan kita juga sudah kordinasi dengan Sat Reskrim dan penyelidikan tetap berjalan," kata Surya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (18/5/2022).

Saksi yang diperiksa itu, lebih lanjut Surya menambahkan, merupakan teman dari korban sendiri.

Keduanya, kata Surya, diperiksa untuk keterangan lebih lanjut.

"Saksi-saksi itu merupakan teman yang diboncengi oleh korban pada saat kejadian tersebut," tambahnya.

Pemeriksaan ini pun, tambah Surya, terus berlanjut hingga pencarian rekaman dari kamera pengawas CCTV.

GF (24) menjadi korban pembegalan pada Senin (16/5/2022) lalu di Kebon Pedes saat disambangi di kediamannya, Selasa (17/5/2022).
GF (24) menjadi korban pembegalan pada Senin (16/5/2022) lalu di Kebon Pedes saat disambangi di kediamannya, Selasa (17/5/2022). (TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat)

Namun, pemeriksaan ini, sedikit terkendala lantaran di TKP kejadian tidak ada kamera pengawas.

"Untuk CCTV lagi kita cari. Sebab, di lokasi kejadian ini tidak ada CCTV yang terlihat," katanya.

Meski begitu, tegas Surya, pihaknya akan terus lakukan penyelidikan dengan berbagai cara.

Sehingga, nantinya, pemeriksaan ini bisa berbuah manis dengan terungkapnya pelaku pem begalan tersebut.

"Tetap diselidiki. Kita tetap lakukan rencana penyelidikan. Kita akan tunjukan foto-foto yang pernah lakukan pencurian dengan kekerasan kepada korban. Siapa tahu korban mengenali dari foto yang kita lihatkan," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved