Ulegan Pelayan Rumah Makan di Kamar Hotel Bikin PSK Tak Berdaya, Pelaku: Saya Sudah Bayar

"Keduanya cek in di hotel pada pukul 03.00 WIB dan saat itulah terjadi hubungan intim dengan korban,"

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
Warta Kota
Ilustrasi PSK 

Menurut AKBP Donny Sardo Lumbantoruan, pelaku mulai beraksi saat sedang asik berhubungan badan.

Saat korban dalam posisi menungging, pelaku mengambil ulegan untuk menghaluskan bumbu dari dalam jaketnya.

Kemudian, ulegan itu dipukulkan ke korban secara bertubi-tubi sebanyak 9 kali.

"Korban lari tanpa perlawanan dan tanpa busana untuk menyelamatkan diri. Korban lari ke resepsionis. Saat itulah korban dilarikan ke rumah sakit," tutur dia.

Ia menuturkan pelaku ditangkap unit Resmob pada pukul 06.00 di hotel tersebut.

Pelaku dijerat pasal 365 KUHP Jo pasal 53 KUHP dan pasal 351 KUHP.

"Ancaman hukuman masing-masing pasal 9 tahun dan untuk pasal 53 KUHP dikurangi sepertiga,"  teranganya.

Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (Net)

Pengakuan pelaku

Pelaku BA cuma bisa pasrah setelah diamankan oleh aparta kepolisian.

Saat dihadirkan pada konfrensi pers di Polrestabes Semarang pelaku merupakan pelayan rumah makan dapat menjawab berniat merampok PSK yang disewanya.

Dirinya sengaja telah membawa uleg-uleg alias cobek untuk memukul korban.

"Niatnya memang begitu saat masuk kamar langsung korban dipukul. Tapi ternyata tidak bisa korban langsung ke kamar mandi," jelasnya, Rabu (18/5/2022).

Boy membenarkan merencanakan memukul agar pingsan.

Lalu menjarah barang korban tanpa harus berhubungan badan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved