HUT Kebun Raya Bogor

Wisata Glow Kebun Raya Bogor Menunggu Arahan Wali Kota Bogor, Bima Arya: Tunggu Hasil Riset

Ia pun menjelaskan bahwa isu keberadaan makam yang ada di Kebun Raya Bogor akan digusur itu tidak benar adanya.

Tribunnewsbogor.com/Siti Fauziah Alpitasari
Wali Kota Bogor, Bima Arya saat hadiri HUT KRB ke-205 tahun, Rabu (18/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Siti Fauziah Alpitasari

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Glow merupakan program wisata malam Kebun Raya Bogor yang siap hadirkan edukasi mengenai tumbuhan hayati yang dikemas dengan visual komunikasi yang berbeda.

Hal ini disampaikan oleh GM Corporate Communication, Zaenal Arifin kepada TribunnewsBogor.com.

“Persiapan teknis kita sudah bisa jalan tinggal menunggu arahan dari pak Walikota,” tutur Zaenal Arifin kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (18/5/2022).

Zaenal Arifin menuturkan bahwa hasil riset sudah ada, tinggak menunggu hasil penjelasan secara resmi dari BRIN yang mungkin akan disampaikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Ia pun menjelaskan bahwa isu keberadaan makom yang ada di Kebun Raya Bogor akan digusur itu tidak benar adanya.

“Yang dikhawatirkan para budayawan adalah makom akan digusur sebenarnya itu hanya hoax karena lokasinya juga jauh,” kata Dia.

Di sisi lain Bima Arya pun membenarkan bahwa wisata Glow Kebun Raya Bogor saat ini ia masih menunggu hasil riset.

“Karena waktu itu kesepakatan kami dengan pihak Kebun Raya Brin dan berbagai pihak. Harus dipastikan bahwa pelaksanaaan glow itu tidak memberikan dampak ekologis,” jelas Bima Arya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (18/5/2022).

Lanjut Bima Arya, yang ke-dua kami ingin pihak akomodir aspirasi dari pada budayawan harus ada lokal wisdom dan harus ada lokal kesundaan.

“Jadi kita tunggu hasil risetnya kami ingin tahu bagaimana konsep mengikut sertakan para budayawan,” tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved