Pilih Anies Jadi Capres Ketimbang Prabowo, M Taufik Disindir Gerindra hingga Dipecat

Saat itu Taufik sempat menyatakan mendoakan supaya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa menjadi presiden.

Editor: Tsaniyah Faidah
Kompas.com
Keputusan Partai Gerindra memecat salah satu kadernya, M Taufik, menjadi jalan terakhir yang mengakhiri perselisihan kedua belah pihak dalam beberapa waktu belakangan. 

Bahkan Taufik dicopot dari jabatan sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta pada April 2022 lalu.

Gerindra menyebut posisi Taufik digantikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Rani Mulyani.

Taufik memperkirakan keputusan pencopotan dirinya dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta akibat mendoakan Anies menjadi presiden.

"Masa doa saja enggak boleh," kata Taufik saat itu kepada awak media.

Di sisi lain, Partai Gerindra secara bulat akan mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada pemilihan presiden-wakil presiden 2024 mendatang.

Sejak itu Taufik menyatakan keinginannya untuk pindah ke partai lain.

Baca juga: Sukses Gelar Formula E, Anies Baswedan Dipuji AHY: Ini Kebanggaan Kita

Bahkan dia menyatakan sudah mantap untuk hengkang dari Partai Gerindra, salah satu alasannya karena ia merasa tidak nyaman terhadap beberapa orang di partai tersebut.

"Di sudut lain ada sikap yang buat saya enggak nyaman. Kalau saya duduk terus di situ sayanya enggak nyaman sayanya enggak produktif. Sayang dong. Ngapain. Jadi beban malah nanti," kata Taufik dikutip dari acara Gaspol! yang disiarkan di YouTube Kompas.com, Selasa (31/5/2022).

Setelah keluar dari Gerindra, Taufik berencana untuk pindah ke partai yang dinilai memiliki aliran nasionalis, seperti Partai Nasdem.

Salah satu alasannya karena Nasdem memiliki arah untuk mendukung Anies maju pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

"Kebetulan saya melihatnya dekat nih untuk di 2024 ke Anies. Ini agak sejalan dengan pikiran saya. Saya tadi mendoakan Anies," ujarnya.

Sebelum keluar dari Gerindra, Taufik juga akan mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD terlebih dahulu.

Ia pun berencana mundur dari DPRD pada Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta pada 22 Juni 2022 mendatang.

"Saya mundur dari DPRD, supaya saya konsisten. Saya kan mendorong Pak Anies untuk nyalon presiden," ucap Taufik.

Baca juga: Viral Mainan Hot Wheels Pajang Foto Anies di Formula E, Pemprov DKI Bereaksi : Ngapain Bikin Begitu

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Desmond J Mahesa menyatakan, partainya justru bersyukur atas keputusan M Taufik yang akan keluar dari Gerindra dan bergabung ke Partai Nasdem.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved