Begini Cara Pembuatan Batik Cap di Kampung Cibuluh Bogor, Sebulan Bisa Hasilkan 50 Lembar Kain

Batik merupakan sebuah teknik seni pewarnaan yang menghasilkan sebuah karya dan biasanya digunakan dalam bentuk kain, pakaian dan lainnya.

Penulis: Siti Fauziah Alpitasari | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Siti Fauziah Alpitasari
Saat proses pengecapan batik di Kampung Cibuluh, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Siti Fauziah Alpitasari

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Batik merupakan sebuah teknik seni pewarnaan yang menghasilkan sebuah karya dan biasanya digunakan dalam bentuk kain, pakaian dan lainnya.

Pantauan TribunnewsBogor.com, tampak di Kampung Neglasari 1, No.85A RT 2/4 Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor sejumlah warga sedang memproduksi pengecapan batik.

Ya, Ina Winarti (52) merupakan sosok warga yang sedang memproses pengecapan batik dengan brand batik Gaziseri.

“Selembar kain itu satu hari sambil pencoletan (menuangkan warna ke media yang akan diberikan warna), seminggu 10-15 lembar dan sebulan bisa 50 lembar,” tutur Ina kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (9/6/2022).

Adapun cara proses batik pengecapan menurut Ina, dilakukan melalui beberapa tahapan.

“Pertama siapkan kain diatas meja terus cariin lilin di Ender (tempat melelehkan lilin) dengan kompor portabel api kecil,” ujar Ina.

Saat lilin sudah mencair, siapkan canting cap yang berfungsi untuk memberikan pola pada kain.

Saat kain sudah dilakukan pengecapan, lilin pun diketahui langsung mengering.

“Setelah itu kita warnain di motifnya dulu, sehari sampai dua hari baru kita tutup dengan lilin lagi atau biasa disebut ngeblok,” jelasnya.

Ngeblok sendiri berfungsi agar warna tidak tercampur dengan warna dasar di dalam kain.

“Abis itu kita lorot (hilangkan lilin),” kata Dia.

Terakhir pembersihan untuk memastikan rusak atau tidaknya hasil pengecapan batik tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved