Komunitas Max ID, Bikers Berjiwa Sosial yang Bertualang Selama 6 Tahun

Ratusan bikers rayakan syukuran Anniversary ke-6 sekaligus penyematan Nomor Registrasi Anggota (NRA) Max ID Yamaha Max Indonesia.

Tayang:
Penulis: Siti Fauziah Alpitasari | Editor: Yudistira Wanne
Dok Max ID
Komunitas Max ID saat touring di Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnewsbogor.com, Siti Fauziah Alpitasari

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Ratusan bikers rayakan syukuran Anniversary ke-6 sekaligus penyematan Nomor Registrasi Anggota (NRA) Max ID Yamaha Max Indonesia.

Tepat enam tahun lalu di hari yang sama Minggu 5 Juni 2016, usia klub motor nasional ini lahir dan menginjak usianya yang ke 6 tahun.

Rupanya klub motor nasional ternyata menyimpan kisah inspiratif dalam berkomunitas.

Tak hanya touring dan modifikasi, para bikersnya aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat serta menjunjung sebuah nilai persaudaraan.

Latar berlakang para bikers pun dari berbagai profesi, mulai farmasi, pegawai swasta, anggota Polri, TNI, pengiat seni hingga para penghobi modifikasi.

Gagasan ide Max ID bermula dari 11 orang yang di motori oleh Syarif Hidayatullah di Hotel Agria Bogor.

Saat itu Yamaha mengeluarkan sebuah motor yang bertransmisi otomatis yakni Yamaha Nmax.

Syarif serta rekan-rekan pun berkumpul untuk membuat sebuah komunitas.

"Jadi Max ID awal dari nama Nmax ID berdiri tahun 2016 di Agria Hotel Bogor. Saat itu awal mula pertama motor NMAX keluar, saya bersama 11 orang," tutur Syarif.

Lanjut Syarif, seiring berjalannya waktu nama Nmax ID berganti nama menjadi Max ID.

Perubahan nama itu menyusul setelah Yamaha mengeluarkan tipe XMax dan TMax.

"Sehingga member kita bisa dari jenis yamaha max yang lain bisa masuk komunitas kita. Berjalan waktu para pendiri 11 orang ini ada yang sibuk dan kami tinggal berdua saya Syarif Hidayatullah dan Panji (rekan) dan tinggal berdua para pendirinya," terang Syarif.

Komunitas ini pun mengadakan kegiatan touring rutin yang diadakan tiga bulan sekali serta lakukan penyematan NRA kepada anggota baru.

Sebagai syaratnya, anggota harus mengikuti touring serta dapat mempererat persatuan semua member anggota mulai dari Jabodetabek, Banten, dan wilayah Jawa Barat lain seperti Karawang, Cianjur, Cipanas, Puncak, hingga Sukabumi.

Dengan nomor NRA itu anggota member dapat terdeteksi oleh khalayak umum, CCTV, dan aman dalam berkendara.

"Member yang telah teregistrasi sebanyak 630 dan kemarin 30 member dilantik bergabung. Kami pengurus nasional berterima kasih kepada member yang hadir, Yang penting kita silahturami insya allah sampai kakek nenek," jelasnya.

Syarif menuturkan bikers tak melulu identik dengan kecepatan, modifikasi, hingga touring dan jambore.

Di sisi lain komunitas MAX ID berbeda dengan komunitas lain, sedari awal Max ID tak hanya bertujuan untuk menyalurkan hobi semata saja.

Selain berkegiatan touring, Max ID pula rutin adalan kegiatan sosial seperti donor darah bersama lembaga sosial dan Palang Merah Indonesia (PMI), santunan anak yatim, bantuan ke pondok pesantren hingga menggalang dana saat terjadinya bencana alam.

Putaran roda motor komunitas ini pun sudah melanglang Buana hingga ribuan kilometer.

Mulai dari Sabang Aceh, Kalimantan, Sulawesi, Jawa Bali, Lombok hingga perbatasan Timor Leste sampai Malaysia dan Brunei Darussalam.

"Jadi tidak negatif yang berisi senang-senang. Kami touring ke Lombok membawa misi mengunjungi desa terpencil di wilayah Sasak, melihat helatan Moto GP, sampai keliling perbatasan Indonesia Malaysia dan Brunei," ungkapnya.

Syarif menambahkan, saat ini komunitas Max ID membentuk klub bikers wanita yakni Lady ID yang diikuti 27 wanita.

Selain aktif, Lady ID pun mempersiapkan keperluan sosial. Lady ID pun sudah menaklukan jalanan dengan touring keliling dari Sumatera, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Timur.

Max ID sendiri tergabung dalam Ikatan Brother Max Independent (IBMI), masuk dalam Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI).

Lalu terdaftar pula dengan anggota IMI (Ikatan Motor Indonesia) Jawa Barat dengan NRA 871.

Kendati demikian, komunitas ini pun tergabung dengan komunitas Safety Riding bersama Kepolisian Resor Bogor.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved