Geng Motor di Bogor

Diduga Dibacok Geng Motor saat Beli Kopi, Tangan Pemuda di Bogor Terpaksa Harus Diamputasi

sebelum MLN menjadi korban penyerangan, awalnya korban bersama rekannya berboncengan menggunakan motor hendak membeli kopi dan rokok.

Tayang:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIOMAS - Seorang pemuda berinisial MLN (20) di wilayah Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor harus menerima nasib pahit setelah tangannya terpaksa harus diamputasi.

Hal ini terjadi setelah MLN menjadi korban penyerangkan sekelompok orang tak dikenal yang diduga geng motor pada Minggu (12/6/2022) sekitar pukul 04.30 WIB di sekitaran Lapang Sakura.

"Setelah diperiksa oleh rumah sakit hasilnya tangan korban harus diamputasi," kata Muhammad Mulyono, selaku kuasa hukum saat dikonfirmasi, Senin (13/6/2022) malam.

Berdasarkan keterangan dari rekan korban, sebelum MLN menjadi korban penyerangan, awalnya korban bersama rekannya berboncengan menggunakan motor hendak membeli kopi dan rokok.

Namun tiba-tiba mereka berdua diserang gerombolan orang tak dikenal yang membawa senjata tajam.

Dalam kejadian ini rekan korban berhasil kabur dan selamat, namun MLN menjadi bulan-bulanan gerombolan orang tak dikenal tersebut.

"Kondisi hampir seluruh badan luka, tangan kanannya sampai hampir putus," kata Muhammad Mulyono.

Korban ditemukan warga terkapar bersimbah darah setelah warga keluar rumah karena mendengar kegaduhan.

Warga yang terkejut melihat kondisi korban, langsung menolong dengan membawa korban ke rumah sakit.

"Saksi yang berada di dalam rumah, keluar rumah karena ada bising suara klakson dan knalpot motor," kata Muhammad Mulyono.

Peristiwa ini pun sudah dilaporkan ke Polisi dan kini diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Terpisah, Kasi Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena membenarkan terkait adanya kejadian ini.

Polisi menduga bahwa hal ini terkait dengan tawuran antar kelompok namun masih dalam penyelidikan.

"Kasusnya masih dalam penyelidikan," kata AKP Ita Puspita Lena saat dikonfirmasi, Selasa (14/6/2022).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved