Kerap Telan Nyawa Pemotor, Perlintasan Kereta Api Liar di Bojonggede Bogor Ditutup PT KAI
Pantauan TribunnewsBogor.com, penutupan ini mulai dilakukan di kawasan Gang Pinang, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Perlintasan kereta api liar di wilayah Bojonggede, Kabupaten Bogor mulai ditutup oleh PT. KAI, Selasa (14/6/2022).
Pantauan TribunnewsBogor.com, penutupan perlintasan kereta api ini mulai dilakukan di kawasan Gang Pinang, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede.
Perlintasan yang ditutup merupakan akses jalan yang kerap dilintasi kendaraan roda dua motor.
Akses perlintasan terpantau ditutup dengan penghalang potongan batang besi rel yang dipasang berdiri dan dicor serta diberi pembatas beton di bagian bawahnya.
Sebelum penutupan ini, warga di sekitar lokasi perlintasan sudah mendapatkan surat pemberitahuan dari pihak KAI.
Namun selama penutupan ini berlangsung, beberapa pengendara motor masih terlihat melintas dan terpaksa memutar arah.
Dodo, warga sekitar Gang Pinang, RT 01/01, mengaku tak keberatan dengan adanya penutupan perlintasan kereta liar tersebut.
"Kita gak keberatan karena jarang menggunakan jalan itu," kata Dodo kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (14/6/2022).
Selain itu, kata Dodo, di kawasan sepanjang rel kereta kawasan itu juga rawan kecelakaan pengendara terserempet atau tertabrak kereta hingga menimbulkan korban jiwa.
Meski pun ditutup, kata Dodo, hal itu tidak lantas sepenuhnya mengganggu aktivitas warga yang melintas.
"Ditutup gak mematikan orang yang lewat, jalan kaki gini mah bisa. Ditutup tujuannya motor yang kagak bisa lewat, makanya dipasangnya tiang baru gitu, kalau ditutup paten pasti dipager," ungkap Dodo.
Diketahui, di kawasan Bojonggede ini selain Gang Pinang, ada dua perlintasan rel liar lain yang juga bakal ditutup oleh KAI yakni kawasan Gang Inpres dan Gang Paseban.(*)