Reklame Bima Arya Mulai Muncul di Jakarta, Siap Gantikan Anies Baswedan?
Soal reklame Bima Arya yang muncul di Jakarta, Wali Kota Bogor itu malu-malu saat disinggung akan gantikan Anies Baswedan.
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sebuah papan reklame di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan, membuat jagat maya dan pengguna jalan berkomentar.
Papan reklame yang menampilkan sosok Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto ini pun turut membuat publik bertanya-tanya.
Sekitar 4 hari lalu foto reklame tersebut diunggah dalam postingan Instastory pemilik akun instagram @nuchabachri.
Dalam tangkapan layar yang berhasil didapatkan, akun @nuchabachri memposting foto tersebut dengan melengkapi caption 'Wih Siap-Siap Ada Apa Ini'.
Selanjutnya postingan itu diposting ulang oleh akun media sosial instagram @Infobintaro.
Banyak warga yang menginterpretasikan makna lain dari munculnya papan reklame tersebut.
Sebab, orang nomor satu di Kota Bogor itu diisukan akan maju di Pilkada DKI Jakarta atau Pilkada Jawa Barat.
Menanggapi hal tersebut, Bima Arya mengatakan bahwa kemunculan reklame itu merupakan informasi kegiatan dari Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI)
"Itu kan kegiatan asosiasi lari trail kita akan mengadakan kejurnas pertama di Palu. Jadi, saat ini ALTI sudah dibentuk di 19 Provinsi," kata Bima Arya usai mengunjungi lokasi kebakaran di Pasar Jambu Dua, Selasa (14/6/2022).
Menurut Bima Arya, pembentukan ALTI yang diketuai olehnya itu diikuti hampir lebih dari 50 kota/kabupaten seluruh Indonesia.
"Ada 50 Kota/Kabupaten yang saat ini sudah bersiap-siap dalam Kejurnas lari trail," ungkap Bima.
Perihal dugaan warganet soal dirinya yang hendak maju menggantikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Bima Arya pun tampak malu-malu.
Ia terlihat masih enggan memberikan tanggapan perihal tersebut.
"No comment," ujarnya sambil tersenyum dan berlalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Bima-Arya-komentar-soal-reklame-wajahnya-di-Jakarta.jpg)