Perkara Kaki Sedikit Terinjak, Oknum ASN di NTT Bikin Ulah di Pesta Dansa, Korban Dibikin Luka-luka

Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di NTT membacok pria yang tak sengaja menginjak kakinya saat pesat dansa berlangsung.

Editor: Yudistira Wanne
(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi garis polisi. Oknum ASN membacok pria saat di lantai dansa. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Lantai dansa seketika berubah menjadi arena yang mencekam.

Suasana mencekam itu muncul akibat kesalahpahaman akibat hal yang tak disengaja.

Perkara kaki terinjak, seorang pria yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara ( ASN) bernama Silvinus Laka Kosat di Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU ) berbuat tega.

Pelaku yang menginjak kakinya dibikin babak belur hingga menderita luka bacok.

Baca juga: Kondisi Korban Pembacokan di Bogor yang Tangannya Diamputasi, Terbaring Lemas dan Tak Mau Ditinggal

Pelaku membacok korban dengan sebilah pisau dalam sebuah acara pesta di Desa Naob, Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu 25 Juni 2022 sekira Pukul 04.30 Wita.

Saat dikonfirmasi, pada Minggu, 26 Juni 2022, Kapolres TTU AKBP Mohammad Mukhson melalui Kasie Humas Polres TTU, Iptu I Ketut Suta membenarkan adanya dugaan pembacokan tersebut.

Kronologi kejadian bermula ketika Sabtu, 25 Juni 2022 sekira Pukul 04.30 Wita, korban sedang ber dansa wals bersama keluarga dan tamu undangan lainnya diiringi lagu dansa dengan berpasang-pasangan.

Ketika sedang ber dansa dengan pasangannya, tanpa sengaja korban menginjak kaki kanan pelaku (terlapor).

Saat menginjak kaki pelaku, korban langsung ditunjuk dengan tangan kanan pelaku, namun korban tidak menghiraukannya.

Beberapa saat ketika pergantian lagu dansa, korban yang masih ber dansa bersama pasangannya, secara tiba - tiba didatangi pelaku.

Tanpa basa-basi oknum ASN yang berprofesi sebagai seorang guru ini langsung membacok korban dari arah belakang dan mengenai pinggang korban sebelah kiri.

Pasca dibacok dengan sebilah pisau, korban langsung terjatuh ke depan.

Ketika terjatuh, korban langsung membalikan badan menghadap ke depan dan pelaku kembali membacok korban mengenai paha sebelah kiri.

Baca juga: Tangannya Diamputasi, Keluarga Korban Pembacokan Tuntut Ganti Rugi, Minta Geng Motor di Bogor Diusut

Pasca ditikam pelaku, korban sempat melakukan perlawanan sambil meminta tolong kepada keluarga maupun saudaranya di sekitar tempat kejadian.

Mendengar teriakan korban, keluarga korban langsung melakukan pertolongan dan digotong ke dalam rumah tuan pesta.

Tak terima dengan perlakuan terlapor, korban bersama keluarga kemudian mendatangi Makopolsek Noemuti dan melaporkan perbuatan pelapor untuk diproses hukum.

Pasca menerima laporan tersebut, lanjutnya, pihak Polsek Noemuti kemudian mengambil tindakan membuat Laporan Polisi, membuat Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP), mencatat nama dan alamat saksi-saksi, membuat Visum Et Repertum dan melakukan pencarian terhadap pelaku karna pelaku kurang proaktip.

Oknum ASN yang mengajar pada salah satu Sekolah Dasar di Oelolok itu, saat ini sedang dalam pencarian pihak Kepolisian Polsek Noemuti, Polres Timor Tengah Utara.

(TribunMadura.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved