Peringati Hari Keluarga Nasional, Dedie A Rachim Nobar Film Keluarga Cemara 2 dan Beri Pesan Penting

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim ikut nonton bareng fil Keluarga Cemara 2.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Dedie A Racim dan jajaran NU usai nobar Film Keluarga Cemara 2, Rabu (29/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Ketua PC Fatayat NU Kota Bogor mengajak warga masyarakat nonton bareng Film Keluarga Cemara 2 di Cinepolis, Lippo Kebun Raya Bogor, Rabu (29/6/2022).

Bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim beserta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Iceu Pujiati, dan Wakil Ketua KPAID Kota Bogor sekaligus Ketua Fatayat NU, Dede Siti Amanah, film ini mampu menarik perhatian.

Film yang disutradari oleh Ismail Basbeth dan dibintangi oleh Nirina Zubir dkk ini sukses menarik perhatian karena alur ceritanya bertemakan mengenai keluarga.

Ketua LKP3A Fatayat NU Kota Bogor, Dede Siti Amanah menjelaskan alasannya menonton film Keluarga Cemara 2.

Menurut Dede, selain merayakan Hari Keluarga Nasional, film ini pun bisa menginsipirasi dalam membina keluarga.

"Jadi fatayat NU, KPID, DP3A termasuk media itu kan pihak pihak yang emang berperan penting dalam ketahanan keluarga, perlindungan anak, perempuan dan isu isu terkait itu," kata Dede saat dijumpai oleh TribunnewsBogor.com usai nobar film, Rabu (29/6/2022).

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, nobar ini untuk mengingatkan bahwa Hari Keluarga Nasional itu benar-benar ada.

"Ya dalam rangka memperingati hari keluarga Nasional tahun 2022 tentu harus kita sosialisasikan kembali, karena kenapa, karena tidak banyak orang Indonesia yang paham, bahwa hari ini adalah hari keluarga Nasional," ujar Dedie kepada TribunnewsBogor.com di lokasi yang sama.

Selain untuk mengingatkat momen itu, lebih lanjut Dedie menjelaskan, lewat film ini ada nilai-nilai yang harus diteladani oleh setiap keluarga.

Sebab, kata Dedie, lewat film ini bisa dipahami betapa pentingnya arti keluarga dalam kehidupan.

"Keluarga adalah pelabuhan terakhir. Lewat keluarga, unsur ketahanan, kekompakan, dan silaturahmi kekeluargaan merupakan kunci mengahadapi tantangan," tambah Dedie.

"Tantangan dimana pun juga kita hadapi tentu pada ujung ujungnya akan kembali lagi bertanya dan kemudian akan kembali lagi meminta dukungan dari keluarga," imbuh Dedie.

Dedie pun menegaskan, melalui film ini sekaligus merayakan Hari Keluarga Nasional, keluarga harus menjadi prioritas yang diperjuangkan.

"Melalui pertahanan keluarga, Indonesia pun akan semakin kuat," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved