Abu Janda Posting Video Anies Baswedan dan ACT, Sebut Cuma Parodi, Loyalis Gubernur DKI : Itu Fitnah

Abu Janda menyebut video editan yang diunggahnya soal Anies Baswedan dan ACT itu bukanlah hoaks melainkan parodi

Tayang:
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Kolase
Video tanggalan Anies Basweedan soal ACT diduga diedit Abu Janda dan disebut parodi 

"@permadiaktivis2 Mengedit Video, memutar balik dari. Aslinya Yang bertolak belakang dari yg sebenarnya itu BUKAN PARODI ITU FITNAH. T***L," tulis Geisz Chalifah.

Gunernur DKI Jakarta Anies Baswedan didesak masukkan ACT ke dalam daftar hitam dan lepas kerja sama
Gunernur DKI Jakarta Anies Baswedan didesak masukkan ACT ke dalam daftar hitam dan lepas kerja sama (Kolase)

Tak Ada UU jika korbannya Anies

Mungkin karena saking geramnya, dalam keterangan postingannya itu, Geisz Chalifah menyebut perlindungan untuk buzzer Rp saaat ini sangat terlihat jelas.

Menurut Geisz Chalifah, semua undang-undang yang ada di negara ini seolah tak akan berlaku jika korbannya adalah Anies Baswedan.

"Perlindungan terhadap BuzzerRp. Sangat kasat mata.

Semua UU tak ada artinya bila yg difitnah adalah Anies Baswedan," tulis Geisz Chalifah.

Permadi Arya alias Abu Janda usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/2/2021).
Permadi Arya alias Abu Janda usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/2/2021). (Tribunnews.com/ Igman Ibrahim)

Video Abu Janda editan

Dari hasil penelusuran TribunJakarta.com, pernyataan dalam video Anies soal ACT yang diunggah Anies Baswedan tersebut berbeda dengan video aslinya. 

Bisa dikatakan, video tersebut sudah diedit dan sudah tidak orisinil. 

Adapun video yang diunggah Abu Janda itu merupakan potongan video Anies pada Mei 2020 saat menghadiri kegiatan ACT.

Baca juga: Penutupan ACT di Jawa Barat, Pemkot Bogor Ogah Bersikap, Dedie A Rachim: Kita Tunggu Instruksi Saja

Adapun pernyataan asli Anies Baswedan sebagai berikut. 

"Karena itu saya menyampaikan apresiasi bahwa ACT langsung bertindak cepat, langsung bertindak tanggap menciptakan suatu sistem di mana mereka yang berpunya memberikan kepada mereka yang kekurangan, mereka yang berlebih memberikan kepada mereka yang membutuhkan."

"Sistem ini merupakan suatu pendekatan yang amat menarik karena bukan lewat negara tapi lewat antar masyarakat," kata Anies, dikutip dari kanal YouTube ACT, Kamis (7/7/2022).

ACT sempat dipuji Anies Baswedan Setinggi langit

Sebelum kasus ACT itu membuncah, lembaga tersebut kerap digandeng Pemprov DKI Jakarta dalam berbagai kegiatan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved