Jelang Pemilu 2024, KPU Kota Bogor Sebut Masyarakat yang Berusia 17 Tahun Akan Mendominasi DPT

KPU Kota Bogor memprediksi angka Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2024 akan didominasi oleh masyarakat yang berusia 17 tahun.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Ketua KPU Kota Bogor Samsudin saat menjelaskan prediksi pemilih di Pemilu yang akan di dominasi oleh usia 17 tahun. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor memprediksi angka Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2024 akan didominasi oleh masyarakat yang berusia 17 tahun.

"Dari 2019-2024 kan lima tahun. Setiap bulan setiap tahun mereka yang 17 tahun sudah otomatis hak pilihnya itu bertambah," kata Ketua KPU Kota Bogor Samsudin.

Dia menjelaskan, prediksi itu pun akan diikuti dengan kenaikan jumlah pemilih yang akan ikut meramaikan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Sebab, berdasarkan rinciannya, kenaikan pada tahun 2024 mendatang, hampir menginjak angka 100 ribu orang.

"Untuk DPT kita di Pemilu 2019 angkanya di 719.473 orang. Nah kemudian kami melakukan pemutahiran berkelanjutan. Data sampai bulan Juni itu ada di angka 759 ribu. Proyeksi kami di 2024 berdasarkan koordinasi kami dengan capil kota bogor kemungkinan jumlah pemilih kita di angka 800 ribu," jelas Samsudin.

Penambahan itu, Samsudin menambahkan, akan turut meramaikan Pemilihan Wali Kota Bogor.

"Iya berpengaruh ke pemilunya, ke pilwalkot. Jadi, faktor penambah lah," tambah dia.

Meski begitu, Samsudin pun tidak menampik, akan terjadi pengurangan jumlah pemilih di 2024 mendatang.

Ada beberapa faktor yang dirasa akan turut memengaruhi pengurangan jumlah pemilih di Kota Bogor.

"Sekarang faktor pengurang meninggal dunia, warga yang sudah keningga dunia pasca 2019 kita coret dari DPT. 2019 masih sipil tapi dia tes sebagai tentara, jadi polisi, maka dia dicoret DPT karena dicabut hak pilihnya. Yang ketiga, dia pindah ke luar Kota Bogor," ungkapnya.

Samsudin pun menegaskan, dari angka prediksi yang dirincikan itu, akan terus berpotensi naik dengan beberapa pertimbangan yang terjadi.

Mulai dari pensiunan TNI Polri, serta masyarakat sipil yang menikah dengan warga Kota Bogor.

"Kita juga melihat faktor itu. Bisa jadi ikut faktor penambah jumlah pemilih di Kota Bogor," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved