Tak Percaya Brigadir J Ditembak Gara-gara Lecehkan Istri Kadiv Propam, Ayah Minta Bukti Video CCTV
Ayah Brigadir J tak percaya putranya nekat melakukan aksi asusila terhadap istri Kadiv Propam Polri hingga berujung tembakan maut.
Penulis: Uyun | Editor: Yudistira Wanne
Akibatnya, Brigadir J ini terkena 7 lontaran peluru dan tewas seketika.
Baca juga: Fakta Baru, Lokasi Baku Tembak yang Tewaskan Brigadir J Ternyata Rumah Singgah Kadiv Propam
Mengetahui kronologi kejadian versi polisi, ayah Brigadir J pun heran dan merasa janggal.
Jika benar anaknya melakukan pelecehan pada istri Irjen Ferdy Sambo, ayah Brigadir J minta bukti CCTV.
Menurutnya, rekaman CCTV ini bisa jadi bukti utama untuk membuktikan siapa yang salah.
"Di rumah dinas kan ada CCTV. Itulah saksi utama," ungkap ayah Brigadir J.

Namun, ketika diminta untuk menunjukkan rekaman CCTV, polisi malah menyebut tidak ada.
Hal itu pun menuai kejanggalan dari Samuel Hutabarat selaku ayah Brigadir J.
"Tidak ada CCTV. Janggal sekali. Setahu saya safety di rumah jenderal itu ketat lho. Jangankan CCTV, pengawal saja ada 1-2 orang," ungkapnya.
Baca juga: Tangis Ibunda Brigadir J, Anaknya Dimakamkan Tanpa Upacara Kepolisian hingga Dilarang Lihat Jasadnya
Disebutkan polisi juga, di beberapa sudut rumah sang jenderal itu ada CCTV.
Namun entah kenapa di depan kamar istri Irjen Ferdy Sambo malah tidak ada.
Ayah Brigadir J makin curiga.
"Bukan tidak ada CCTV, di tempat lain ada. Tapi di depan kamar ibu Putri tidak ada. Kan aneh. Masa di depan kamar utama istri seorang jenderal tidak ada CCTV," paparnya.
Ditegaskan ayah Brigadir J, kejanggalan yang diungkapkannya ini berharap diusut untuk membongkar fakta yang sebenarnya.
"Maksud saya bukan apa-apa, tapi biar membuktikan sejujur-jujurnya persoalan ini," tegas Samuel.

Tak hanya itu, ayah Brigadir J juga mencurigai soal siapa yang menembak duluan antara putranya, atau Bharada E.