Viral di Media Sosial

Viral Obat Tidur Dijual Bebas di E-Commerce Tanpa Resep Dokter, Pihak Lazada Buka Suara

Dalam twit tersebut, pengunggah menyayangkan distribusi obat tidur yang dijual secara bebas dan dapat dibeli siapa pun

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Tribunnews.com
Ilustrasi obat tidur yang dijual bebas di situs e-commerce 

TRIBUNNEWBSOGOR.COM -- Utas soal obat tidur dijual bebas di e-commerce viral di media sosial. Twit viral itu diunggah oleh akun ini di Twitter pada Rabu (13/7/2022).

Dalam twit tersebut, pengunggah menyayangkan distribusi obat tidur yang dijual secara bebas dan dapat dibeli siapa pun tanpa rekomendasi resep dokter.

"Serem banget plisssss, harus semakin hati2, semoga kita semua dilindungi dari yang jahat," tulis pengunggah.

Utas tersebut juga melampirkan bukti foto unggahan produk obat tidur yang dijual di e-commerce Lazada.

Dalam foto tersebut, terdapat testimoni yang menunjukkan bahwa pembeli sengaja membeli obat tersebut untuk tindak kejahatan.

Penyalahgunaan obat tidur itu menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Baca juga: Cara Mengatasi Insomnia Tanpa Obat Tidur, Simak Ulasannya di Sini!

Sejumlah warganet memberikan komentar dan menyayangkan keteledoran Lazada yang meloloskan peredaran obat tidur itu.

"Itu bukan fungsi awal obat tidur njenngg. Wah gila sih Lazada bebas banget," tulis akun ini. 

"Obat tidur pun tidak pantas dijualbelikan secara bebas, harus pakai resep dokter. Takut gak sih sama dunia sekarang makin bebas," ungkap warganet lainnya.

postingan warganet soal obat tidur dijual bebas
postingan warganet soal obat tidur dijual bebas (Kompas.com)

"Min harus di perhatikan lagi sellernya, cepet di nonaktifkan dan block, segera buat fitur buat report seller tolong cepat responnya @LazadaID," usul akun ini.

Hingga Jumat (15/7/2022) pagi, utas tersebut telah disukai oleh 69.200 pengguna, dibagikan kepada 28.300 akun, dan dikomentari sebanyak 1.107 warganet. 

Baca juga: Berminat Kerja di Perusahaan Startup ? Lazada Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Marketing

Penjelasan Lazada

Menindaklanjuti hal tersebut, Kompas.com melakukan konfirmasi kepada pihak Lazada pada Jumat (15/7/2022).

Juru bicara Lazada mengatakan pihaknya telah melarang keras penjualan barang terlarang apapun di platform Lazada.

Oleh karena itu, Lazada segera memblokir kata kunci produk obat tidur itu dari lamannya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved