Info Tekno

WhatsApp, Youtube hingga Mobile Legends Terancam Diblokir 5 Hari Lagi, Kominfo Ungkap Alasannya

Kominfo pun memberlakukan hal sama kepada semua penyelenggara aplikasi, yaitu semua PSE diwajibkan untuk mendaftar ke pemerintah Indonesia.

Editor: khairunnisa
net
Aplikasi WhatsApp terancam diblokir Kominfo gara-gara belum daftar PSE. Sederet aplikasi ini termasuk Mobile Legends juga turut terancam diblokir 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Platform ternama seperti WhatsApp, Google, hingga game online laris Mobile Legends akan segera diblokir Kominfo.

Terkait kabar tersebut, Kominfo mengurai alasan utamanya.

Ternyata pemblokiran terhadap aplikasi seperti WhatsApp hingga Youtube itu adalah tindakan tegas akan peraturan yang telah dibuat pemerintah Indonesia.

Tiap-tiap aplikasi dan perusahaan harus melakukan pendaftaran Penyelenggara Sistem Eklektronik ( PSE) Lingkup Privat hingga 20 Juli.

Jika perusahaan teknologi tidak mendaftar, maka akan diblokir pada 21 Juli 2022 mendatang.

Pihak Kominfo nyatanya telah berulang kali memberikan penjelasan tentang pendaftaran PSE itu kepada para perusahaan teknologi.

Hingga akhirnya, Kominfo bakal bertindak tegas kepada perusahaan yang belum mendaftar PSE.

Terbaru, Menkominfo Johnny G.Plate mengatakan bahwa dalam aturan pendaftaran PSE Lingkup Privat ini pemerintah tidak melihat apakah perusahaan itu berasal dari dalam negeri ataupun dari mancanegara.

Baca juga: Bisa Bikin Memori HP Cepat Penuh, Simak Cara Agar Foto dan Video WhatsApp Tidak Otomatis Tersimpan

Kominfo pun memberlakukan hal sama kepada semua penyelenggara aplikasi, yaitu semua PSE diwajibkan untuk mendaftar ke pemerintah Indonesia.

"Seluruh penyelenggara sistem elektronik privat, PSE, baik swasta murni maupun yang badan usaha milik negara harus melakukan pendaftaran PSE untuk memenuhi persyaratan perundang-undangan kita paling lambat tanggal 20 Juli ini sudah harus ya melakukan pendaftaran," ujar Johnny G.Plate kepada wartawan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (14/7/2022) dilansir dari SerambiNews.

"Pendaftaran mudah karena itu dilakukan melalui OSS atau online single submission, jadi tidak ada alasan hambatan administrasi," ucap Johnny kemudian.

Lebih lanjut diungkap Johnny G.Plate, pendaftaran ini adalah wujud ketaatan pada aturan negara, di mana sektor digital diberikan kesempatan begitu luas.

"Saya tidak memisahkan apakah ini PSE global atau PSE lokal, tapi PSE privat, baik swasta murni maupun BUMN harus melakukan pendaftaran. PSE publik seperti PeduliLindungi misalnya juga perlu melakukan pendaftaran, mekanismenya adalah mekanisme pendaftaran PSE publik. Ya perlu saya sampaikan PeduliLindungi sudah terdaftar sebagai PSE publik," papar Johnny G.Plate.

Lebih lanjut, Johnny G.Plate menyebut pendaftaran PSE adalah amanat Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik ( PSE) Lingkup Privat.

Mengacu pada aturan tersebut, batas waktu pendaftaran PSE Lingkup Privat lokal maupun asing adalah 20 Juli 2022.

Kominfo menyebut beberapa PSE besar yang sudah mendaftarkan diri, di antaranya Gojek, Traveloka, Tokopedia, Ovo, TikTok, Resso, Spotify, Capcut, Helo, Dailymotion, Mi Chat, dan Linktree.

Sementara itu berdasarkan informasi dari laman daftar PSE Kominfo, beberapa nama besar seperti Google, Youtube, Meta dan anak perusahaannya seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, Twitter, platform streaming video Netflix, hingga game mobile seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends belum melakukan pendaftaran

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Kominfo Ancam Blokir WhatsApp hingga Google, Batas Waktu Pendaftaran 5 Hari Lagi

  • Berita Terkait :#Info Tekno
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved