Misteri Kematian Brigadir J Bakal Terkuak, Pengacara Minta Bantuan TNI dan RSCM Lakukan Otopsi Ulang

Rencana TNI yang akan membantu proses otopsi jenazah Brigadir J itu nyatanya juga telah disetujui oleh Polri.

Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
kolase Kompas.com
Pengacara keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak (kanan) minta bantuan TNI guna proses autopsi ulang Brigadir J (kiri) dalam kasus dugaan pembunuhan berencana 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tabir misteri di balik kasus kematian Brigadir J tampaknya akan segera terungkap.

Pasalnya, pengacara keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak dan rekan-rekannya terus berupaya menggali bukti baru terkait kematian sang keponakan yang telah tiada.

Terbaru, Kamarudin Simanjuntak sampai meminta bantuan dari tim dokter forensik dari tiga matra TNI.

Bantuan itu diminta Kamarudin Simanjuntak saat mengetahui TNI bersedia membantu otopsi ulang jenazah Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Seperti diketahui, Brigadir J meninggal dunia setelah ditembak rekannya, Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Dalam konferensi pers yang disampaikan Karo Penmas beberapa waktu lalu, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengungkap penembakan Brigadir J dimulai ketika teriakan istri Irjen Ferdi Sambo meminta tolong didengar Bharada E.

Teriakan itu diurai lantaran Brigadir J diduga melakukan pelecehan terhadap istri Irjen Ferdi Sambo.

Hal tersebut lantas membuat Bharada E yang merupakan penjaga keamanan di rumah itu pun menembak Brigadir J.

Terkait kasus kematian Brigadir J yang terjadi pada Jumat (8/7/2022), keluarga akhirnya bertindak tegas.

Melalui pengacara, keluarga melaporkan dugaan adanya pembunuhan berencana di balik kematian Brigadir J.

Baca juga: Brigadir J Dilaporkan Istri Ferdy Sambo, Pengacara Keheranan: Aneh Orang Mati Diminta Tanggung Jawab

"Sebagai tim penasehat hukum atau kuasa keluarga almarhum Yosua Hutabarat untuk membuat laporan polisi tentang dugaan tindak pidana, dugaan pembunuhan terencana sebagaimana yang dimaksud pasal 340 KUH Pidana," kata Kamarudin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir J dilansir TribunnewsBogor.com dalam Breaking News Kompas TV, Senin (18/7/2022) pagi.

Atas sangkaan tersebut, pengacara keluarga Brigadir J meminta pihak kepolisian agar melakukan otopsi ulang.

Rencana TNI yang akan membantu proses otopsi jenazah Brigadir J itu nyatanya juga telah disetujui oleh Polri.

Hal itu diungkap Polri dalam gelar perkara beberapa waktu lalu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved