Waspada, Kasus Covid-19 di Kota Bogor Meningkat, Dedie A Rachim Beberkan Hal Ini

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim membenarkan, kasus Covid-19 di Kota Bogor kembali meningkat.

TribunnewsBogor.com/Siti Fauziah Alpitasari
Wakil Wali Kota Bogor angkat bicara soal Citayam Fashion Week, Minggu (24/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Kasus Covid-19 di Kota Bogor saat ini kian melonjak, hal tersebut di ditanggapi oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Dedie A Rachim mengatakan bahwa lonjakan Covid-19 di kota Bogor saat ini cukup signifikan.

"Pada prinsipnya masyarakat melaksanakan protokol kesehatan secara ketat," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (24/7/2022).

Ketatnya protokol kesehatan ini, kata Dedie A Rachim bila ada kegiatan yang mengundang massa dalam jumlah besar, maka pihak terkait harus memperhatikan protokol kesehatannya.

Selain itu, Dedie A Rachim juga menyinggung hal untuk masuk ke area publik, seperti mall harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke kawasan tersebut.

Dedie A Rachim mengungkapkan bahwa hal-hal mengenai protokol kesehatan harus selalu diingatkan kepada masyarakat.

"Kalo masuk kesini (mall) kan tadi sudah di scan, ada pedulilindungi kemudian juga satgas covidnya Botani Square Mall ini masih ada, masih berjalan," jelasnya.

Sementara itu, dalam lonjakan kasus Covid-19 saat ini, menurutnya tidak ada warga yang terpapar hingga dirawat di rumah sakit.

Bahkan, kebanyakan warna yang terkena Covid-19 saat ini lebih memilih untuk isolasi mandiri dikediamannya.

Dedie A Rachim menambahkan bahwa kebanyakan sekitar 99 persen yang terkena Covid-19 ini lebih memilih isolasi mandiri di rumah.

"Ada beberapa yang melakukan kontak dengan dinas dengan puskesmas, itu kita support berupa vitamin, obat dan suplemen, itu kita suplai langsung ke masyarakat," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved