Polisi Tembak
Gerak-gerik Brigadir J dan Putri Pulang dari Magelang Pasca Insiden Sensitif, Pakar Heran Lihat Ini
Disebut dapat perlakuan tak senonoh di Magelang, ini gerak-gerik Brigadir J da Putri Sambo saat pulang ke Jakarta
"Ketika sudah masuk rumahnya di Saguling, itu kan kelihatan ada Brigadir J, ibu PC. Brigadir J masuk dan diperbolehkan sama orang dalam," ucap pakar telematika.

Menurut Abimanyu Wachjoewidajat, jika Brigadir J bermasalah, pasti tidak diperbolehkan masuk ke dalam rumah Ferfdy Sambo, apalagi bersama Putri Candrawathi.
"Kalau dia ( Brigadir J) memang bermasalah, pasti dia tidak boleh masuk. Tapi ini kok dia boleh masuk rumah ( Ferdy Sambo)? Bahkan dibolehkan untuk tes PCR.
"Berarti dia masih acceptance sampai level tertentu," tambahnya.
Baca juga: 7 Hari Setelah Brigadir J Tewas, LPSK Ngaku Diberi 2 Amplop Tebal oleh Ferdy Sambo : Kami Tolak !
Selain itu, pakar telematika menyorot tidak adanya rasa trauma pada Putri Candrawathi sepulang dari Magelang, bahkan istri Ferdy Sambo itu masih berani keluar rumah.
Menurut Abimanyu Wachjoewidajat, dari sikap Putri Candrawathi itu sangat tidak seuai dengan pengakuan Ferdy Sambo.

"Kemudian, ibu PC pun berani keluar atau jalan-jalan disitu,"
"Saat mengalami kejadian yang demikian menyakitkan, tentu tidak berkenan pergi kemana-mana dong. Logika-logika itu saja sudah bisa kita lihat," ungkap pakar telematika.
Pakar telematika pun menyorot ekspresi Putri Candrawathi yang kembali lagi ke rumah pribadi Ferdy Sambo, tepat diduga setelah Brigadir J tewas.
Ketika itu, Putri Candrawathi sempat pergi ke rumah dinas Ferdy Sambo, menyusul Brigadir J dan Bhadrada E yang sudah pergi duluan.
Baca juga: Harga Fantastis Piyama Putri Candrawathi di Hari Pembunuhan Brigadir J, Keluaran Brand Top Amerika
Bareskrim Polri ungkap motif pembunuhan Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo .
Dalam keterangannya, Sambo mengaku marah akibat tindakan Brigadir J yang melukai harkat dan martabat keluarganya.
Keterangan tersebut disampaikan Sambo saat proses berita acara pemeriksaan (BAP) di Mako Brimob pada Kamis, 11 Agustus 2022.
Hal itu dibenarkan oleh Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi.
Laporan itu didapatkan Ferdi Sambo dari sang istri secara langsung.
