Polisi Tembak Polisi

Paksa Bharada E Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Tawarkan Uang Berjumlah Fantastis : Buat Happy Happy

Deolipa Yumara membongkar detik-detik Brigadir J ditembak oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo, juga ditawarkan uang oleh Putri Candrawathi

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: khairunnisa
kolase TribunBogor/ist
Deolipa Yumara membongkar detik-detik Brigadir J ditembak oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo, juga ditawarkan uang Rp 1 M oleh Putri Candrawathi 

"Secara kejiwaan mentalnya kena, kan menembak darah muncrat, jaraknya kan cuma 2 meter. Kalau lihat darah kan jiwa langsung terguncang, darah muncrat, mungkin otaknya muncrat," ujarnya.

Baca juga: Saya Marah Pengakuan Ferdy Sambo Saat Diperiksa 7 Jam usai Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Tak hanya itu, Deolipa Yumara juga menjelaskan skenario Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi beberapa hari setelah Brigadir J meninggal dunia.

"Ketika sudah mulai adem, dipanggilan Bharada E, Kuwat dan Ricky kalau tidak salah, ke rumahnya Sambo. Saya blak-blakan sekarang, di rumah Sambo ini kata Bharada E, ada Putri dan Pak Sambo," kata Deolipa Yumara.

Di sana, kata dia, Putri Chandrawati dan Ferdy Sambo kemudian menawarkan uang dengan jumlah fantastis kepada Bharada E dan dua tersangka lainnya.

"Itu sudah beberapa hari, sudah mulai adem. Menawarkan uang kepada Kuwat.

Menawarkan uang kepada Ricky juga, tapi dalam bentuk dollar," tuturnya.

Namun menurut Deolipa Yumara, uang itu hingga saat ini belum juga diserahkan oleh Ferdy Sambo kepada tiga tersangka tersebut.

"Uangnya ditunjukkin, tapi dijanjikan oleh Sambo, kalau semuanya sudah beres, udah SP3 karena bela paksa, setelah beres baru uangnya satu bulan kemudian dikasih. Sebagai uang buat kamu happy happy. Tapi uang itu tidak pernah dikasih sampai sekarang, itu iming-iming namanya. Itu ceritanya kepada saya," beber Deolipa Yumara.

Bharada E disuruk tembak disniding rumah Ferdy Sambo usai brigadir J tewas
Bharada E disuruk tembak disniding rumah Ferdy Sambo usai brigadir J tewas (kolase TribunBogor/ist)

 

Deolipa Yumara pun sedikit memberikan bocoran mengapa Ferdy Sambo begitu marah kepada Brigadir J.

"Orang kalau sampai begitu geram, itu kan kalap," kata dia. 

"Apakah ini terkait peristiwa sensitif di Magelang?," tanya host.

"Iya lah, apalagi. Kita juga kan kalau punya pacar ditungguin orang kan marah, tapi kita gak usah marah kan orang (masih) pacar.

Baca juga: Cerita Bharada E soal Insiden Sensitif di Magelang, Istri Ferdy Sambo Nangis Usai Ultah Pernikahan

Tapi kalau istri bisa, tapi kan kita harus punya EQ tinggi untuk menjaga supaya ini aman untuk keluarga," bebernya lagi.

Menurut pengakuan Bharada E, kata dia, Ferdy Sambo juga pada peristiwa itu ikut menembak.

"Saat Bharada E menembak, Sambo juga menembak, tapi dia tidak tahu Sambo menembak apa.

Cuma yang dia tahu Sambo menembak dinding, untuk alibi seolah-olah terjadi tembak menembak," tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved