Polisi Tembak Polisi
Terkuak, Sosok Ini Minta Bharada E Jangan Ikut Campur Saat Putri Candrawathi Ada di Magelang
Kasus tewasnya Brigadir J masih terus berlanjut. Bahkan sempat ada yang bilang jangan ikut campur.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Drama kasus tewasnya Brigadir J masih terus bergulir.
Meski polisi sudah menetapkan empat tersangka dalam kematian Brigadir J, namun publik masih terus menyorot kasus tersebut.
Rasa penasaran publik tergolong wajar.
Sebab sampai saat ini polisi belum membeberkan motif pembunuhan yang menewaskan Brigadir J.
Salah satunya soal sosok Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo yang sosoknya begitu ditunggu untuk bersuara.
Baca juga: Tersandung CCTV di TKP Tewasnya Brigadir J, Ini Rekam Jejak AKBP Jerry Raymond yang Dicopot Kapolri
Pasalnya, Putri Candrawathi disebut sebagai saksi kunci dalam kasus ini.
Tapi hingga sekarang Putri Candrawathi baru sekali muncul di media yakni ketika mendatangi Mako Brimob pada pekan lalu.
Selebihnya, sosok Putri Candrawathi masih misteri.
Terbaru, drama soal Putri Candrawathi dibeberkan oleh mantan kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara.
Deolipa membebeberkan hal itu karena ada kaitannya dengan sosok Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
Hal itu terjadi saat rombongan berada di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/7/2022) atau sehari sebelum tewasnya Brigadir J.
Baca juga: Terseret Kasus Brigadir J, Ini AKBP Jerry Raymond Sosok di Balik Rusaknya CCTV di Rumah Ferdy Sambo
Saat itu, Putri Candrawathi menelepon Bharada E yang saat itu sedang bersama Bripka RR untuk mengantarkan makanan ke tempat sekolah anak Ferdy Sambo di Taruna Nusantara.
Sambil menangis tersedu, Putri Candrawathi menanyakan keberadaan Bripka RR kepada Bharada E.
"Di Magelang itu Ricki ( Bripka RR) dan Richard ( Bharada E) itu diperintahkan untuk antar makanan anaknya Sambo di Taruna Nusantara," ucap Deolipa saat menjadi narasumber di TV One, pada Kamis (11/8/2022).
"Jam 5-6 sore, ditelepon lah oleh ibu Putri bilang 'Richard, itu Ricky di mana? tolong kemari' sembari nangis-nangis,"
"Richard kemudian ngasih handphone ini ke Ricky," imbuhnya.
Sesampainya di rumah, Bharada E dan Bripka RR langsung bergegas menemui Putri Candrawathi.
Namun tiba-tiba Kuat Maruf alias Om Kuat menghadang, dan meminta Bharada E tak ikut campur.
"Sampai di rumah, Ricky dan Richard naik ke atas. Tapi ada yang namanya Kuat (bilang) 'udah, Richard jangan ikut campur'," ucap Deolipa.
"Karena si Richard enggak mau ikut campur, dia enggak ngerti apa yang terjadi," imbuhnya.
Baca juga: Tak Disangka Ternyata Ibu Putri Tahu Brigadir J Dibunuh, Disebarlah Cerita Bohong di Kamar Tidur
Diketahui, dalam kasus ini Kuat Maruf juga sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana kepada Brigadir J.
Kuat Maruf sehari-hari bekerja sebagai sopir Putri Candrawathi.
Dia sudah mengabdi di keluarga Ferdy Sambo kurang lebih 7 tahun, atau tepatnya sejak 2015 silam.
Menurut penuturan tetangga Kuat Maruf yang enggan disebutkan namanya, Kuat Maruf sudah sejak sekitar 3 bulan lalu kembali bekerja di Jakarta, setelah sempat berhenti sejak pandemi COVID-19.
Kuat Maruf Tahu Rencana FS Tapi Diam Saja
Kabareskrim Komjen Agus Andianto mengatakan Kuat Maruf mengetahui pembunuhan Brigadir J tapi ia memilih tak melaporkannya.
"KM turut membantu dan menyaksikan penembakan terhadap korban," ujar Kabareskrim Komjen Agus Andianto, dalam jumpa pers Selasa (9/8/2022).
"Irjen Pol FS menyuruh melakukan dan menskenario peristiwa seolah-olah terjadi peristiwa tembak-menembak di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga," lanjutnya.
Baca juga: Tak Terekam CCTV, Ini Posisi Brigadir J Sebelum Dieksekusi Ferdy Sambo, Bukan di Kamar Ibu Putri
Dalam kesempatan berbeda, Komjen Agus menjelaskan Kuat memberi kesempatan penembakan itu terjadi.
Sebagai informasi, Kuat ikut hadir saat Bharada Richard Eliezer atau Bharada E diperintah Ferdy Sambo menembak Brigadir J.
"Memberi kesempatan penembakan terjadi, ikut hadir bersama Kuat, Richard saat diarahkan FS," kata Agus kepada wartawan, Rabu (10/8).
"Tidak melaporkan rencana pembunuhan itu," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sdfsataruwsba.jpg)