Misteri Mayat Termutilasi Dalam Karung Terungkap, Korbannya 4 Orang, 6 Prajurit TNI Jadi Tersangka

Jasad yang sudah termutilasi itu merupakan korban pembunuhan yang disimpan dalam enam buah karung.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
net
Ilustrasi - Misteri Karung Berisi Korban Mutilasi di Mimika Terungkap, Korbannya 4 Orang, Pelakunya 6 Prajurit TNI AD 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Misteri mayat korban mutilasi yang terbungkus karung akhirntya terungkap.

Jasad yang sudah termutilasi itu merupakan korban pembunuhan yang disimpan dalam enam buah karung.

Rupanya, korban yang dibunuh dan dimutilasi bukan hanya satu orang saja, korban diketahui sebanyak empat orang.

Insiden pembunuhan disertai mutilasi ini terjadi di Mimika, Papua.

Enam orang prajurit TNI AD ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi di Mimika Papua tersebut.

“Sudah (jadi tersangka),” kata Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad) Letnan Jenderal Chandra W Sukotjo melalui pesan singkat, Senin (29/8/2022) siang.

Sementara itu, Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani menyebutkan, para pelaku berjumlah sembilan orang.

Namun, enam diantaranya adalah oknum anggota TNI.

Kepada korban, para pelaku berpura-pura ingin menjual senjata api.

"Keempat korban dipancing oleh pelaku untuk membeli senjata jenis AK 47 dan FN seharga Rp 250 juta," ujar Faizal melalui pesan singkat, Minggu (28/8/2022).

Faizal mengatakan, pada 22 Agustus 2022 sekitar pukul 21.50 WIT, di SP 1, Distrik Mimika Baru, para pelaku bertemu dengan korban dan membunuh mereka.

Jasad Korban Dimasukan ke Karung

Melansir Tribunnews.com, Empat orang korban pembunuhan sempat bertemu dengan pelaku untuk melakukan transaksi jual beli senjata api.

Namun, saat itu korban dibunuh dan para pelaku memasukkan jenazah ke dalam mobil korban dan membawanya ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka untuk dibuang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved