Tata PKL, Pemkot dan Mayora Bangun Food Court BCC, Dedie Rachim: Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Peletakan Batu Pertama pembangunan food court yang dinamai Bogor Creative Center (BCC) ini dilakukan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Peletakan Batu Pertama pembangunan food court yang dinamai Bogor Creative Center (BCC) ini dilakukan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di samping Kantor Kejari, Kota Bogor, Jumat (26/8/2022). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). Penataan PKL dilakukan dengan membangun pusat kuliner atau food court. Kali ini, giliran PKL di sekitaran kantor Kejari, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor yang akan dilakukan revitalisasi.

Peletakan Batu Pertama pembangunan food court yang dinamai Bogor Creative Center (BCC) ini dilakukan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim di samping Kantor Kejari, Kota Bogor, Jumat (26/8/2022).

" Pemkot Bogor ingin menata semua kawasan di Kota Bogor, termasuk memperbaiki lapak-lapak PKL yang selama ini tidak tertata dan terkesan kumuh," ujar Dedie.

Wakil Wali Kota mengatakan, Pemkot Bogor menggandeng PT Mayora Group yang memberikan bantuan CSR dalam pembangunan food court ini.

Pihaknya ingin setelah ditata keindahan dan kebersihan di sini lebih terjamin, pedagang dan pembeli sama-sama nyaman.

"Apalagi ini letaknya di lingkungan premium di samping hotel salak dan Kejaksaan Negeri Bogor. Masa ada yang kumuh, masa tidak bisa menata.

Pada akhirnya kita berhasil menata dan dalam satu bulan ke depan pembangunan sudah beres dan bisa dimanfaatkan semua," jelasnya.

Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid mengatakan, kondisi eksisting PKL yang berada di sini berjumlah 14 pedagang.

Namun pihaknya akan menyediakan 17 boot, yang mana 14 boot untuk PKL eksistensi, satu boot untuk koperasi Adhyaksa dan dua boot untuk kuliner legendaris Kota Bogor.

"Kami hadirkan kuliner legendaris Kota Bogor di food court ini agar masyarakat bisa menikmati makanan legend selain dari makanan yang PKL eksisting," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved