Demo Kenaikan BBM

Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Mahasiswa di Bogor Tampilkan Teatrikal dan Munculkan Asap Hitam

Puluhan massa aksi yang kali ini tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor berorasi menolak kenaikan harga BBM Bersubsidi.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Aksi unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, yang kali ini Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Puluhan massa aksi kembali melakukan unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.

Puluhan massa aksi yang kali ini tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor terus berorasi semenjak pukul 15.30 WIB.

Asap tebal dari ban bekas yang dibakar pun mulai terlihat di lapangan aksi yang lokasinya hanyak berjarak ratusan meter dari Istana Bogor ini sekitar pukul 16.30 WIB.

Asap tebal yang dibakar ini merupakan tanda massa aksi yang terus bersemangat menyampaikan tuntutan utama terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Berbagai orasi pun terus lantang disuarakan oleh mahasiswa beralamamater merah ini.

Tak hanya itu, aksi teratrikal pun ditampilkan dengan diiringi pembacaan puisi.

Dua dari puluhan mahasiswa kali ini dengan apik menampilkan teatrikal tersebut yang dimana mewakili tuntutan utama yakni kenaikan harga BBM.

Dimana, satu orang memainkan peran dengan di makeup menyerupai darah dan satu orang perwakilan membacakan puisinya dengan diakhiri seruan 'Lawan'.

Koordinator aksi, Nana Mulyana mengatakan, pihaknya menyoroti kenaikan harga BBM bersubsidi yang belakangan terjadi.

"Pasalnya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi kali ini kita nilai adalah sebuah kegagalan pemimpin Bumi Pertiwi dalam menjalankan nahkodanya," ujarnya.

Menurut Nana, pemimpin negara saat ini tak mampu memprioritaskan kesejahteraan masyarakat.

"Masyarakat menengah ke bawah tentunya sangat terdampak ketika harga BBM Bersubsidi dinaikan, ketika Bahan Bakar Minyak dinaikan maka bahan pokok lainnya pun akan ikut naik pula," paparnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved