Polisi Tembak Polisi

Pupus Harapan SP3 Kasus Pembunuhan Brigadir J, CS-Sambo Kompak Bongkar Taktik Picik Suami Putri

CS Sambo kompak bongkar taktik suami Putri Candrawathi sebelum pupusnya harapan SP3 kasus pembunuhan Brigadir J

Tayang:
Editor: Siti Fauziah Alpitasari
kolase TribunBogor
CS-Ferdy Smabo kompar bongkar taktik suami Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pengacara Bharada E, Ronny Tapapessy menyambut baik soal pertimbangan Bripka RR untuk menjadi justice collaborator.

Pasalnya, dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini terdapat berbagai versi cerita para tersangka Ferdy Sambo CS.

Ronny Talapessy juga menyebut, dengan pertimbangan Bripka RR yang akan mempertimbangkan soal menjadi justice collaborator mengikuti jejak Bharada E.

Kuasa hukum Bharda E yakin kasus pembunuhan Brigadir J akan semakin terbongkar secara terang benderang.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari TribunJakarta.com, contoh dari fakta yang terbongkar yakni soal uang tunai Rp 2 miliar untuk Bharada E, Bripka RR, hingga Kuat Maruf.

Bharada E dan Bripka RR atau Bripka Ricky Rizal memberikan kesesuaian keterangan bahwa mereka ditawarkan dan dijanjikan uang Rp 1 Miliar dan Rp 500 Juta, oleh Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, usai insiden penembakan Brigadir J.

Sementara dalam BAP, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi membantah mereka menawarkan atau menjanjikan uang kepada Bharada E dan Bripka RR, setelah pembunuhan terjadap Brigadir J dilakukan Duren Tiga tersebut.

Menurut Bharada E dan Bripka RR, uang tersebut dijanjikan agar mereka tetap bersikukuh kepada penyidik bahwa yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi adalah tembak menembak dan bukan penembakan terhadap Brigadir J.

"Klien saya tetap pada keterangan bahwa dia dijanjikan uang oleh FS, agar tetap pada skenario tembak menembak akibat pelecehan. Sementara FS dalam BAP nya membantah hal itu dan mengaku tidak pernah menawarkan atau menjanjikan uang. Perbedaan keterangan ini biar saja kita uji di persidangan nanti," kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy, dalam Kompas pagi, Minggu (11/10/2022).

Apalagi kata Ronny Talapessy, selain Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf mengiyakan bahwa ada janji pemberian uang, namun Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tetap membantah.

Blak-blakan Bongkar Kondisi Bharada E Usai Tembak Brigadir J, Borok Sambo Ikut Disentil Sosok Ini

"Dalam rekonstruksi kemarin itu, Bharada E, Bripka RR dan Kuat mengiyakan bahwa ada janji pemberian uang dari FS, agar mereka tetap pada skenario tembak menembak akibat pelecehan," ujar Ronny.

Selain itu kata Ronny, Bharada E tetap konsisten bahwa penembakan diperintahkan Ferdy Sambo yang juga ikut menembak setelah Bharada E.

"Klien saya tetap konsisten, bahwa ia yang menembak pertama, sebanya 3 atau 4 kali. Setelah itu barulah FS ikut menembak Brigadir J dan juga ke dinding," katanya.

Terkait rencana Bripka RR yang akan mengikuti jejak kliennya menjadi justice collaborator, Ronny menyambut baik hal ini.

"Ini supaya semuanya makin terang benderang dan bagaimana semuanya saling mengisi. Kami menyambut baik jika RR mengajukan menjadi justice collaborator," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved