Warga Citeureup Bogor Gelar Unjuk Rasa, Minta Jatah Warga Lokal Dapat Bekerja di RS Paragon

Warga Desa Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, ke RS Paragon menggelar aksi unjuk rasa.

Istimewa
Warga Desa Puspanegara, Citeureup Bogor melakukan audiensi bersama pihak kepolisian Polsek Citeureup dan RS Paragon mengenai tuntutannya dalam aksi massanya, Rabu (14/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Warga Desa Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, menggelar aksi unjuk rasa.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah warga tersebut menuntut pemberdayaan warga lokal untuk dipekerjakan.

Sempat bersitegang, unjuk rasa pun berujung mediasi.

Dalam mediasinya, beberapa ikut terlibat di dalamnya, diantaranya pihak kepolisian Polsek Citeureup, warga Desa Puspanegara dan jajaran staf dari PT Paragon.

Kapolsek Citeureup, Kompol Eka Chandra Mulyana mengatakan bahwa sebanyak 25 personil dri Polsek Citeureup bersama Muspika melakukan Pengamanan Unjuk Rasa Warga Kelurahan Puspanegara ini.

"Kegiatan Aksi unjuk rasa sekitar 60 orang yang tergabung dalam Warga Puspanegara Bersatu," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (14/9/2022).

Menurutnya, aksi tersebut dilakukan dengan cara orasi secara bergantian menggunakan pengeras suara hingga membentangkan spanduk yang berisi tuntutan.

Dalam aksinya, warga Desa Puspanegara menuntut lima butir tuntutan, yaitu meminta untuk dihadirkannya pimpinan dan pemberi keputusan dari pihak RS Paragon Mitra Medika.

Lalu, meminta komitmennya yang tertulis berisikan tentang penyerapan tenaga kerja lokal yang nantinya dipekerjakan di RS Paragon, baik skill maupun non-skill dengan minimal 60 persen, guna kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.

Lalu, warga juga meminta untuk pengkajian ulang terkait surat persetujuan lingkungan sebagai dasar Pelaksanaan pembangunan RS Paragon tersebut dan pengkajian ulang bersama UPT dinas terkait perizinan membangun.

Bahkan, watga juga meminta agar pemberhentian kegiatan aktivitas pembangunan RS Paragon Mitra Medika oleh dinas terkait, yang di mana selama kegiatan belum ada transparansi perizinan pembangunan tersebut.

Pihak RS Paragon pun meresponnya dengan melakukan audiensi bersama warga Desa Puspanegara.

Pada pukul 11.45 WIB kegiatan audiensi selesai, lalu pada pukul 11.50 WIB kegiatan aksi unjuk rasa dari Warga Puspanegara Bersatu selesai dilaksanakan, massa aksi selanjutnya membubarkan diri, situasi aman terkendali," pungkanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved