Polisi Tembak Polisi

Menelisik Jenis Peluru yang Ditemukan di TKP Pembunuhan Brigadir J, Kamaruddin Duga Punya Sosok Ini

Senjata Luger yang pelurunya ditemukan di TKP pembunuhan Brigadir J menyita perhatian beberapa pihak. Termasuk dengan pengacara Brigadir J, Kamaruddin

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
Youtube channel Polri TV
Menelisik jenis senjata yang ditemukan di TKP Pembunuhan Brigadir J. Ternyata senjata tersebut dimiliki oleh orang-orang khusus. Hal tersebut diungkap oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak 

Senjata Luger itu juga banyak dipakai tentara saat Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

"Soal penembakan ini, dari awal saya yakini pasti lebih dari satu dua orang (penembak). Apalagi kalau ditemukan senjata Luger, di mana senjata Luger itu buatan Jerman atau yang berasal dari kata pistole parabelum. Artinya 'jika kau ingin damai, ayo berperang'," ujar Kamaruddin Simanjuntak dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Kompas TV, Kamis (15/9/2022).

Melihat rekam jejak senjata Luger, Kamaruddin Simanjuntak pun menduga bahwa senjata tersebut diduga dimiliki oleh ayah Ferdy Sambo.

"Jadi orang-orang yang punya koleksi senjata seperti itu tentu adalah orang yang berlatar belakang bahwa dia sudah sejak dulu menguasai persenjataan. Siapa di antara mereka yang sudah sejak dulu menguasai persenjataan ? yaitu adalah ayahnya Ferdy Sambo," ungkap Kamaruddin Simanjuntak.

Baca juga: Bripka RR Akui Masih Takut Bertemu Ferdy Sambo, Tapi Siap Berhadapan di Pengadilan

"(Ayah) Ferdy Sambo itu kan pensiunan terakhir adalah mayor jenderal. Jadi kemungkinan besar dia bisa mengoleksi senjata kuno, era 1800," sambungnya.

Bukan tanpa alasan Kamaruddin Simanjuntak mengurai analisa demikian.

Rupanya Kamaruddin Simanjuntak telah mengetahui sosok dan latar belakang Ferdy Sambo, sang dalang pembunuhan Brigadir J.

"Senjata Luger ini hanya ada pada orang-orang yang sudah sangat senior, atau yang hidup di zaman kemerdekaan awal. Kalau masih ada orang yang memiliki itu di era sekarang, berarti itu karena mereka adalah anak-anak atau keturunan dari orang senior di zaman orde lama atau orde baru. Kemungkinan besar ini adalah dimiliki orangtua Ferdy Sambo," pungkas Kamaruddin Simanjuntak.

Menelisik jenis senjata yang ditemukan di TKP Pembunuhan Brigadir J. Ternyata senjata tersebut dimiliki oleh orang-orang khusus. Hal tersebut diungkap oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak
Menelisik jenis senjata yang ditemukan di TKP Pembunuhan Brigadir J. Ternyata senjata tersebut dimiliki oleh orang-orang khusus. Hal tersebut diungkap oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak (Kolase Tribunnews.com)

Lebih lanjut, Kamaruddin Simanjuntak pun mengungkap analisanya terkait penembak ketiga Brigadir J.

Menurut Kamaruddin Simanjuntak, bisa saja penembak Brigadir J adalah orang luar.

Sosok utama yang dicurigai Kamaruddin Simanjuntak sebagai penembak Brigadir J adalah ajudan lain Ferdy Sambo.

"Bisa saja misalnya dilibatkan juga skuat atau ajudan lain, tapi mereka menciptakan alibi mereka libur tidak masuk kerja. Karena orang yang melaporkan ini pembunuhan ini kepada Karo Provos sampai sekarang tidak jadi tersangka," kata Kamaruddin Simanjuntak.

Ajudan Ferdy Sambo yang belum diketahui identitasnya itu ternyata adalah orang yang pertama kali melaporkan kasus penembakan Brigadir J ke polisi.

Namun di hari itu, ajudan tersebut justru diketahui sedang tidak masuk kerja.

"Orang yang pertama kali melaporkan peristiwa ini adalah orang yang bermasalah dengan almarhum yaitu telah melakukan pengancaman bersama Ferdy Sambo di bulan Juli. Tapi sepertinya dia diciptakan alibi dia tidak masuk (kerja). Bagaimana orang ini kalau tidak masuk tapi bisa membuat laporan kepada Karo Provos," tutur Kamaruddin Simanjuntak.

Baca juga: Bongkar Gaji Sambo, Pengacara Brigadir J Heran Gaya Hidup Mewah PC: Kok Bisa Transfer Ratusan Juta?

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved