BLT BBM Ojol dan Sopir Angkot di Kota Bogor Gagal Cair Bulan Ini, Sekda Koordinasi ke DPRD

Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) bagi supir angkutan kota dan ojek online di Kota Bogor masih terkendala Sistem Informasi.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Sekda Kota Bogor Syarifah Sopian saat kenanggapi penyaluran Bantuan kepada Supir angkot dan ojol di Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) bagi sopir angkutan kota dan ojek online di Kota Bogor masih terkendala Sistem Informasi Pembangunan Daerah ( SIPD).

Bantuan yang dialokasikan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2022 sebesar dua persen dengan nilai mencapai Rp 4,6 miliar belum bisa disalurkan saat ini.

Hal itu dikatakan langsung oleh Sekretaris Daerah Pemkot Bogor Syarifah Sopiah pada Jumat (16/9/2022).

"Kan usulanya itu harus masuk tanggal 15 September ini, (data) sudah masuk ke Mendagri dan Menteri Keuangan," kata Syarifah saat dijumpai.

Masih belum terlaksanan pencairan ini, sambung Syarifah, masih harus menunggu ketok palu perubahan APBD 2022 yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Rencananya, dilanjutkan Syarifah Pemkot Bogor akan menyampaikan rencana penyaluran BLT BBM terlebih dahulu ke DPRD.

"Jadi menunggu perubahan nanti kita akan menyampaikan ke dewan hari Senin, setelah itu dibahas. Dan berharap September selesai, dan penyaluran bantuan diperkirakan bulan Oktober," ucapnya.

Bantuan yang akan disalurkan ini, nantinya penerima berhak menerima uang dengan jumlah 600 ribu yang dibagi dalam waktu tiga bulan dengan masing-masing bulan 200 ribu.

"Berdasarkan catatan, untuk ojol di Kota Bogor itu sekira 1.000 an. Kalau untuk supir angkot itu ada sekitar 1.650 an," ungkapnya.

Meski begitu, Pemkot Bogor saat ini tengah mempunyai kegiatan untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan BBM ini.

Mulai dari bantuan padat karya, BLT, sampai bantuan subsidi.

Dirinya pun berharap, jika perubahan anggaran ini selesai pada September ini, penyaluran bantuan kepada supir ojol dan angkot bisa dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang.

"Jadi padat karya untuk menangani daerah titik bencana, seperti Cibagolo nanti akan diangkut sedimentasinya, sampah dibersiin, diperbaiki dengan bronjong dan sebagainya (melibatkan warga melalui BLT BBM," ucapnya.

"Nah, insyaalah September ini selesai. Dan bulan Oktober ini bisa running," tandasnya.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved