Tawuran Antar Kampung

Polisi Amankan 18 ABG Pelaku Tawuran Antar Kampung di Kota Bogor, 6 Orang Jadi Tersangka

Keenam orang tersangka ini memiliki peran masing-masing, yakni melakukan penganiayaan, membawa dan menyembunyikan senjata tajam.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Satreskrim Polresta Bogor Kota mengamankan sebanyak 18 pemuda terkait tawuran antar pemuda kampung di Jalan Roda, Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (18/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Satreskrim Polresta Bogor Kota mengamankan sebanyak 18 pemuda terkait tawuran antar pemuda kampung di Jalan Roda, Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

"Tim dari Satreskrim Polresta Bogor beserta jajaran bekerja keras untuk menindaklanjuti dan dalam waktu tidak lebih dari 1x24 jam, kami berhasil mengamankan sekitar 18 orang," kata Waka Polresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan kepada wartawan, Minggu (18/9/2022).

Dari 18 orang ini, Polisi menetapkan 6 orang diantaranya sebagai tersangka yakni FG (19), RH (18), MDB (14), IS (13), MM (16) dan (18).

Keenam orang tersangka ini memiliki peran masing-masing, yakni melakukan penganiayaan, membawa dan menyembunyikan senjata tajam serta peran mengirim undangan tawuran.

Baca juga: Ungkap Permintaan Terakhir Pemuda Bogor Sebelum Tewas saat Tawuran, Sang Kakak : Mau ke Mana Kasep?

"Kemudian untuk yang 12 lainnya sementara masih kita jadikan sebagai saksi, karena mereka memang ada di sana, ada di TKP waktu kejadian tawuran walaupun pada pelaksanaannya yang 12 orang ini tidak ikut secara langsung, hanya memantau dari jarak tertentu," kata AKBP Ferdy Irawan.

Motif tawuran antar dua kelompok ini, kata Ferdy adalah dendam lama dari salah satu kelompok.

F (18) korban tawuran di Jalan Roda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, saat dibawa menuju RS Kramat Jati Polri untuk dilakukan autopsi, Sabtu (17/9/2022)
F (18) korban tawuran di Jalan Roda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, saat dibawa menuju RS Kramat Jati Polri untuk dilakukan autopsi, Sabtu (17/9/2022) (TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat)

Dalam kasus ini barang bukti yang disita Polisi antara lain senjata tajam jenis celurit dan katana pedang Jepang, pakaian korban serta 3 unit HP yang digunakan untuk janjian tawuran.

Keenam tersangka ini disangkakan pasal 76 huruf C jo pasal 70 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 3 Miliar.

Baca juga: Terduga Pelaku yang Tewaskan Remaja di Kota Bogor Saat Tawuran Diamankan, Ada yang Sembunyi

Kemudian terhadap tersangka yang membawa dan menyembunyikan senjata tajam disangkakan pasal 2 UU darurat nomor 12 tahun 1951 denagn ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Diberitakan sebelumnya, tawuran antar kelompok pemuda kampung ini terjadi pada Sabtu (17/9/2022) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Roda, Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kemudian yang terjadi adalah adanya kekerasan dan termasuk juga pengeroyokan yang mengakibatkan 1 orang berinisial F (18) meninggal dunia berinisial dengan luka terbuka di dada.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved