Kampung Durian di Bogor Diserbu Pembeli, Satu Pedagang Bisa Jual 400 Buah Sehari

Momen musim durian membuat warga ramai-ramai menjajakan durian hasil panen di kawasan yang disebut 'Kampung Durian' di sepanjang Jalan Palias Muncang.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Abdurrohim, penjual durian di Jalan Palias Muncang - Cijambe, Kabupaten Bogor atau yang dikenal sebagai kawasan 'Kampung Durian.' 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, RUMPIN - Momen musim durian membuat warga ramai-ramai menjajakan durian hasil panen di kawasan yang disebut Kampung Durian di sepanjang Jalan Palias Muncang - Cijambe, Kabupaten Bogor.

Lokasinya berada di sekitar perbatasan antara Kampung Palias, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin dan Kampung Ciemas, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg.

Kesempatan ini pun dimanfaatkan oleh para penikmat durian yang ramai berdatangan dari berbagai daerah ke kawasan yang dikenal sebagai Kampung Durian ini.

Baca juga: Jangankan Beli, Dikasih Juga Gamau Curhat Kakek Soal Kampung Cengal Bogor Penghasil Durian Lokal

"Penjualannya alhamdulillah, pembelinya gak keitung, dari kulon (barat) aja pada nyampe ke sini. Udah terkenal sih duren Rumpin mah," kata salah satu penjual, Abdurrohim kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (20/9/2022).

Untuk durian yang dijual bervariatif dari jenis, ukuran, termasuk harganya.

Durian yang dijual dipatok mulai dari Rp 20.000 sampai Rp 150 Ribu per buahnya.

Pembeli yang paling banyak berdatangan, kata dia, biasanya terjadi pada hari Sabtu dan Minggu bahkan sampai terjadi kemacetan di sepanjang jalan kampungnya tersebut.

Pedagang di Kampung Durian, Jalan Palias - Muncang wilayah perbatasan Kecamatan Rumpin - Cigudeg, Kabupaten Bogor, Selasa (20/9/2022).
Pedagang di Kampung Durian, Jalan Palias - Muncang wilayah perbatasan Kecamatan Rumpin - Cigudeg, Kabupaten Bogor, Selasa (20/9/2022). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

"Kalau lagi ada durennya, satu lapak bisa sampai 400 buah habis sehari kalau lagi ramai, kadang-kadang kurang," kata Abdurrohim.

Banyaknya durian di kawasan ini disebabkan karena banyaknya warga yang memiliki kebun durian.

Namun menurut Abdurohim, hasil panen durian tahun 2022 ini stok durian yang berkualitas baik agak berkurang.

Baca juga: Mengintip Kampung Durian di Bogor, Pedagangnya Melimpah di Sepanjang Jalan

"Musim durian tahun ini kebagi dua, jadi sebagian bagus, sebagian kurang bagus. Kayaknya bagusan tahun kemarin," katanya.

Meski begitu, kata dia, durian yang dijual tetap dipilih yang berkualitas baik dan durian yang kualitasnya tidak bagus akan dibuang.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved