'Takutnya Bukan Sama Hantu Tapi Sama Orang' Curhat Warga Kampung Raweuy Soal Minimnya PJU di Jonggol

Warga Kampung Raweuy RT 3/3, Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, keluhkan minimnya PJU (Penerangan Jalan Umum) di Jalan Jonggol Dayeuh

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Jalan Jonggol Dayeuh di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, yang minim penerangan karena fasilitas PJU di jalanan tersebut tidak ada, warga kerap kali menghimbau para pengendara yang melintas, Selasa (20/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JONGGOL - Warga Kampung Raweuy RT 3/3, Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, keluhkan minimnya PJU (Penerangan Jalan Umum) di Jalan Jonggol Dayeuh.

Salah satu warga Kampung Raweuy, Encep mengatakan bahwa sepanjang Jalan Jonggol Dayeuh ini tidak ada PJU.

"Terangnya dari rumah-rumah warga aja di sini mah, dari dulu gitu," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (20/9/2022).

Jalan Jonggol ini merupakan jalan penghubung antra Kecamatan Sukamakmur menuju Alun-alun Jonggol atau ke Kecamatan Cileungsi dan Cariu.

Menurutnya, bilapun adanya PJU di wilayah ini dapat ditemukan di area Alun-alun Jonggol saja.

Encep mengungkapkan bahwa PJU yang berada di Alun-alun Jonggol itu belum lama dipasang bersamaan dengan adanya Alun-alun. 

"Alun-alun aja baru adanya, itu PJU-nya barengan sama adanya Alun-alun, padahal lokasinya di depan Kantor Kecamatan sama Polsek Jonggol," katanya. 

Dengan minimnya penerangan jalan di wilayah tersebut, kata Encep warga-warga sekitar jarang yang berkendara pada malam hari menuju wilayah Sukamakmur. 

Jarangnya warga yang ke wilayah Sukamakmur itu dikarenakan kerap kali terjadi tindak kriminalitas pada beberapa wilayah di ruas Jalan Dayeuh tersebut. 

Bahkan, menurutnya bila warga atau pengendara yang tidak mengenal medan jalanan tersebut dihimbau agar tidak nekat untuk melintasinya.

"Jalannya kan bulak belok gelap, lewat hutan, banyak bolong juga, kalo dari Jonggol lewat jalan ini sebelah kanannya sungai kirinya jurang sama hutan, jalannya juga kecil, kalo yang gak hafal-hafal banget mah mending jangan, takutnya bukan sama hantu tapi sama orang," jelasnya. 

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved