Hadir di Muscab Hipmi Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan Punya Pesan Khusus, Minta Pengusaha Muda Gabung

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan pengusaha muda yang ada di Kabupaten Bogor untuk bergabung ke dalam Hipmi.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Plt Bupati Bogor hadiri Muscab ke IV Hipmi Kabupaten Bogor, di Hotel Lorin, Sentul, Kabupaten Bogor (21/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke IV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Bogor di Hotel Lorin Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (21/9/2022).

Iwan Setiawan mengatakan dengan adanya himpunan yang berisi para pengusaha muda di Kabupaten Bogor, diharapkan mampu membawa perubahan untuk Kabupaten Bogor.

Ia mengharapkan para pengusaha muda yang ada di Kabupaten Bogor untuk bergabung ke dalam Hipmi, agar bisa saling berbagi ilmu tentang enterpreuner.

"Karena di dalam Hipmi ini kumpulan pengusaha pasti saling menguntungkan, dan saling keterkaitan apalagi di era digitalisasi sekarang ini, masuk ke kepengurusan ini menjadikan media untuk membuat memperbanyak jaringan," kata Iwan Setiawan, Rabu (21/9/2022).

Iwan Setiawan juga berharap para pengusaha yang tergabung dalam Hipmi bisa bersinergi dengan Pemeritah Kabupaten Bogor melalui kegiatan pengadaan barang ataupun jasa dan lain sebagainya.

Dengan terpilihnya ketua Hipmi yang baru, kata Iwan Setiawan, harus bisa merangkul para pengusaha muda yang belum tergabung dengan Hipmi, dengan membuktikan bahwa Hipmi bukanlah perkumpulan dengan lingkup yang kecil.

"Rangkul semua, rekrut semua, tawarkan semua para pengusaha yang ada di bogor, caranya bagaimana? Brending diri, bahwa Hipmi ini organisasi yang diminati para pengusaha muda, buka seluruh yang punya background dibidang usaha," katanya.

Selain itu, Iwan Setiawan meminta kepada kepengurusan Hipmi Kabupaten Bogor yang baru untuk bisa memotivasi para pengusaha lainnya untuk menjadi lebih berkembang.

"Tapi ada PR, keanggotaan juga harus lebih berwarna dan mewakili daerah, kedua, pengusaha itu bukan hanya pengusaha barang dan jasa saja, tapi bagaimana jiwa-jiwa enterpreuner yang bisa kita pakai sebagai spesialis dikegiatan sebagai narasumber, menginfluenser para pengusaha," tandasnya.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved