Polisi Tembak Polisi
Imbas Ditawari Jadi Pengacara Ferdy Sambo, Hotman Paris Diamuk Istri dan Anak: Bapak Kurang Uang?
Hotman Paris akui dirinya diamuk anak dan istri usai berdiskusi soal ditawari menjadi pengajara Ferdy Sambo.
Penulis: Siti Fauziah Alpitasari | Editor: Damanhuri
Profesi pengacara diadakan agar membela seseorang mendapatkan putusan sesuai perbuatannya.
"Tidak harus apakah dia pembunuhan berencana atau pembunuhan biasa," terangnya.
"Kalau Sambo kan sudah mengakui bahwa dia memerintahkan penembakan, berarti sudah kena 338 pembunuhan biasa," jelasnya.
Di sisi lain, pengacara kondang itu juga menceritakan dirinya saat menerima tawaran menjadi pengacara Ferdy Sambo.
Bukan karena dirinya tergiur dengan nominal yang ditawarkan.
Namun, Hotman Paris saat itu mengaku sudah mendapatkan data dari kuasa hukum Ferdy Sambo.
Yang dimana, data tersebut menunjukkan seolah-olah kasus Brigadir J bukanlah kasus pembunuhan berencana namun spontanitas dilakukan.
"Ibu PC pulang dari Magelang, ini menurut informasi hasil kesaksian dari para ajudan, ini BAP loh bukan hoaks. Irjen Ferdy Sambo itu menangis," kata Dia.

"Kalau seorang Jenderal menangis, berarti ada kejadian yang didengar dari istrinya yang menyakiti hatinya," sambungnya.
Hal itu pun yang menyebabkan emosi spontan dari Ferdy Sambo hingga memerintahkan ajudannya untuk menembak Brigadir J dalam waktu singkat.
Tentunya, faktor tersebut juga dijadikan oleh pengacara Ferdy Sambo dalam pembelaan lantaran pembunuhan Brigadir J dilakukan secara spontan dan waktu singkat.
Baca juga: Segera Punya Mantu Cantik, Hotman Paris Malah Cemas Jika Putranya Menikah : Mental Aku Belum Siap !
Kendati demikian, Hotman Paris juga menyorot para pengacara yang terlibat dalam kasus Brigadir J.
Pasalnya bagi seseorang yang memiliki profesi pengacara dan terlibat dalam kasus nasional seperti ini merupakan dreamcase.
"Dreamcase, karena mendapatkan perhatian nasional, setiap hari nama kamu ada di media," tandasnya.