Isak Tangis Warnai Pembongkaran PKL di Bubulak Bogor, Pemilik Lapak : Bingung Mau ke Mana

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor membongkar ratusan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Simpang Terminal Bubulak pada Selasa (27/9/2022

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Pembongkaran PKL di Bubulak, Kota Bogor, pada Selasa (27/9/2022) yang menyisakan isak tangis bagi para pemilik lapak. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota Bogor membongkar ratusan lapak Pedagang Kaki Lima ( PKL) di Simpang Terminal Bubulak, Kota Bogor pada Selasa (27/9/2022).

Pembongkaran ratusan lapak PKL yang berada di atas lahan Pemerintah Kota Bogor ini dilakukan untuk mengubah peruntukan lahan menjadi pedestrian pejalan kaki.

Namun, pembongkaran yang sejatinya sudah diinformasikan kepada para PKL menyisakan duka yang cukup mendalam bagi pasangan suami istri Anang dan Aminah.

Anang dan Aminah yang sudah hampir 20 tahun mengisi lahan itu kini harus menghadapi kebingungan.

"Bingung mau kemana. Belum tau mau kemana. Ini sudah di bongkar," kata Anang kepada TribunnewsBogor.com.

Anang melanjutkan, kebingungan pasalnya selama ini lahan yang dibongkar merupakan lahan mencari rezekinya.

"Di sini saya sambil dagang. Bikin rumah di sini. Anak saya juga tinggal disini," ungkapnya.

Meski begitu, dirinya mengakui bahwa memang sebelum dilakukan pembongkaran sudah ada pemberitahuan resmi.

"Sebelum pembongkaran sudah ada pemberitahuan memang," tambahnya.

Sementara itu Aminah menjelaskan, dirinya dan suami berjualan kelapa dan minuman setiap harinya.

"Iya jualan kelapa dan minuman. Terus tinggal di sini karena saya gak punya rumah. Ada rumah bapanya memang tapi sempit. Jadi tinggal di sini sambil jualan," kata Aminah sambil terisak.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved