Polisi Tembak Polisi

Kerja Keras Kumpulkan 5 Ribu Halaman Dakwaan Ferdy Sambo Cs, Tim Jaksa Dikawal Khusus Jelang Sidang

Berkas perkara 5 tersangka pembunuhan Brigadir J alias Brigadir Yosua sedang diteliti Kejaksaan Agung (Kejagung).

Editor: khairunnisa
Kolase Tribunnews.com
Jelang persidangan Ferdy Sambo Cs, tim jaksa mendapatkan perlindungan khusus. Ternyata ini penyebabnya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tim kejaksaan bekerja keras mengumpulkan bahan guna membuat surat dakwaan terhadap Ferdy Sambo Cs jelang persidangan.

Seperti diketahui, setelah berkas perkara kasus pembunuhan berencana dan obstruction of justice kasus tewasnya Brigadir J dinyatakan lengkap atau P21, Ferdy Sambo Cs akan disidang.

Kini giliran jaksa penuntut umum (JPU) yang bakal sibuk jelang sidang perdana dan selama masa persidangan hingga adanya vonis.

Jelang para tersangka, Ferdy Sambo Cs diadili, duduk di kursi terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kerja keras menyiapkan surat dakwaan.

Mereka bekerja siang malam untuk menuntaskan surat dakwaan hingga lima ribu halaman.

Tak hanya itu, tim jaksa juga mendapatkan keamananan khusus, ada apa ?

Ketua Komisi Kejaksaan RI, Barita Simanjutak mengungkapkan pihaknya akan melakukan upaya penyadapan alat komunikasi hingga disediakannya safe house bagi tim jaksa yang menangani kasus Ferdy Sambo.

Barita mengatakan upaya ini demi menjaga tim jaksa terhindar dari pengaruh luar saat menangani persidangan kasus ini.

Baca juga: Putri Candrawathi Gaet Pengacara Baru, Bagaimana Nasib Patra M Zen? Ini Kata Kamaruddin Simanjuntak

Berkas Perkara Ferdy Sambo Dkk 5 Ribu Halaman, Jaksa Siap Dakwa Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Berkas perkara 5 tersangka pembunuhan Brigadir J alias Brigadir Yosua sedang diteliti Kejaksaan Agung (Kejagung).

Jika berkas perkara sudah lengkap (P21), tersangka dan barang bukti langsung dilimpahkan ke Kajgung untuk selanjutnya di proses di persidangan.

Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak mengatakan jaksa yang bertugas dalam persidangan optimis, bisa mendakwa Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Itu ada jaksa senior. Bahkan recana dakwaannya, sebelum dinyatakan P21 pun, poin-poin penting dari substansinya sudah disiapkan," tegas Barita via dialog Sapa Indonesia Pagi di KOMPAS TV, Rabu (28/9/2022).

"Jadi mereka bekerja siang malam, itu sampai lima ribuan halaman, berkas dan persiapan bukti-bukti dokumennya," imbuh Barita.

Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo akan menjalani sidang banding kode etik kasus pembunuhan Brigadir J hari ini, Senin (19/9/2022)
Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo akan menjalani sidang banding kode etik kasus pembunuhan Brigadir J hari ini, Senin (19/9/2022) (Antara Foto, M Risyal Hidayat)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved