Gelar Operasi Zebra Lodaya Selama Dua Pekan, Polresta Bogor Kota Terapkan E-Tilang

Selama dua pekan dari hari ini, Senin (3/10/2022) 200 personil Polresta Bogor akan dilibatkan dalam Operasi Zebra Lodaya 2022 ini.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
Dokumentasi Polresta Bogor Kota
Personel Polresta Bogor Kota yang dikumpulkan dan akan menggelar Operasi Zebra Lodaya, Senin (3/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Operasi Zebra Lodaya 2022 kembali digelar oleh Polresta Bogor Kota.

Selama dua pekan dari hari ini, Senin (3/10/2022) 200 personil Polresta Bogor akan dilibatkan dalam Operasi Zebra Lodaya 2022 ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan mengatakan, Operasi Zebra Lodaya ini dilakukan tetap mengedapankan tindakan Pre Emtif.

"Dalam operasi Zebra Lodaya 2022 kali ini mengedepankan tindakan Pre Emtif dan Prepentif secara humanis dan tidak dilakukan tindakan hukum kalau tidak secara terpaksa," kata Ferdy dalam keterangannya, Senin (3/10/2022).

Ferdy melanjutkan, tindakan pre emtif itu akan didukung dengan Gakkum secara elektronik.

"Didukung gakkum secara elektronik (E-Tilang), agar tercipta penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu-lintas serta meningkatnya disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas guna terciptanya kamseltibcarlantas," jelas Ferdy.

Poin-Poin yang Akan Menjadi Pelanggaran di Operasi Zebra Lodaya 2022

Adapun target yang akan dicapai yaitu terciptanya kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman.

Serta, meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas, berkurangnya jumlah laka lantas dan pelanggaran lalulintas serta menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan.

Dalam kegiatan operasi Zebra Lodaya 2022 ini secara khusus sasaran ada tujuh poin.

"Di antaranya, melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan ponsel saat mengemudi, tidak menggunakan helm SNI, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah umur dan tidak memiliki SIM, sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang," jelasnya.

Ferdy pun berharap, lewat operasi ini, bisa menumbukan simpati masyarakat terhadap instansi Polri khususnya Polantas.

" Operasi Zebra Lodaya 2022 adalah jenis operasi harkamtibmas bidang lantas yang mengedepankan giat edukatif dan persuasif serta humanis didukung gakkum secara elektronik atau teguran simpatik," ungkapnya.

"Serta dalam rangka meningkatkan simpati masyarakat terhadap polri khususnya polantas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi covid 19 serta tidak diperkenankan penegakkan hukum secara stationer atau hunting sistem," tandasnya (*).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved