Insiden Arema vs Persebaya

Miris ! 3 Wanita Aremania Pingsan dalam Tragedi Kanjuruhan, Aksi Brimob Jadi Sorotan: Mereka Nolak

Suasana mencekam tragedi Kanjuruhan pada Sabtu 1 Oktober 2022, aksi Brimop ikut jadi sorotan lantaran tak mau menolong wanita Aremania yang pingsan.

Kolase Instagram arema_bluearmy
Tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan jiwa orang pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam, aksi Brimob turut jadi sorotan lantaran tak membantu wanita Aremania yang pingsan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ditengah mencekamnya tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) malam, salah satu saksi Aremania membeberkan aksi Brimob yang diduga tak memiliki rasa kemanusian.

Menurut saksi berinisial U, dirinya menyaksikan ada sejumlah wanita suporter Arema FC tergeletak pingsan.

Namun melihat kejadian itu, sejumlah Brimob tak terketuk hatinya sama sekali untuk menolong para wanita yang pingsan itu.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari TribunnewsMaker.com, U menduga wanita tersebut pingsan lantaran efek dari gas air mata yang ditembakkan oleh anggota polisi.

Wanita tersebut, katanya, merupakan salah satu suporter Arema FC.

Ia menceritakan pada saat tragedi terjadi, wanita yang pingsan itu dibopong oleh tiga pria yang juga suporter Arema FC

Ketika dibopong, ketiga pria itu meminta bantuan kepada anggota Brimob yang berjumlah empat orang.

Baca juga: Nama Jokowi hingga Panglima TNI Ikut Terseret Imbas Tragedi Kanjuruhan, Aremania Singgung 9 Poin Ini

Pada saat yang sama, ujarnya, di dekat anggota Brimob itu terdapat mobil ambulans.

Namun, bukannya membantu, U menyaksikan anggota Brimob itu justru menolak untuk membantu wanita yang pingsan itu.

"Di depan bangku pemain dijaga Brimob empat orang. Jadi sudah keadaan genting seperti itu, suporter wanita tadi yang dalam keadaan pingsan, digotong oleh empat orang saudaranya suporter Arema, itu ditolak sama pihak Brimob," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di YouTube YLBHI pada Rabu (5/10/2022).

U mengatakan penolakan dilakukan dengan cara mendorong ketiga pria yang membopong wanita pingsan tersebut dengan tameng.

Menurutnya, penolakan untuk membantu lantaran suporter melakukan bentrok dengan anggota kepolisian.

Bahkan ia mendengar bahwa anggota Brimob tersebut mengatakan kepada ketiga Aremania itu agar tidak usah meminta bantuan kepadanya.

"Saya amati sangat jelas, seolah-olah bahasa mereka (anggota Brimob) 'Kamu tadi bentrok dengan saya, sekarang walaupun saudaramu wanita sedang pingsan, kamu gak usah minta tolong saya."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved